Dampak Pandemi, Pemerintah Pusat Merasionalisasi Alokasi Anggaran Tanpa Terkecuali Anggaran Kemenhub

Konfirmasitimes.com-Jakarta (01/07/2020). Penundaan pembangunan bandara di wilayah Kalimantan Timur dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang melanda di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya Kepala Dinas Perhubungan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Inayatullah, Selasa (30/06/2020) mengatakan bahwa pembangunan bandara yang direncanakan dimulai pada 2020, diputuskan ditunda akibat pandemi Covid-19.

“Pembangunan bandara ditunda karena ada pandemi Covid-19,” kata Kepala Dishub Paser.

Inayatullah mengatakan bahwa perencanaan pembangunan bandara akan dilakukan pada 2020 dan penganggarannya dilakukan di tahun berikutnya.

“Anggarannya dari pemerintah pusat,” ujar Inayatullah.

Pemkab Paser telah memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen untuk pembangunan bandara itu di antaranya dokumen Legal Opinion (LO), dokumen kajian teknis dan sertifikat tanah.

Inayatullah Bupati Paser juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyerahkan tiga dokumen tersebut kepada Dirjen Bandar Udara Kementerian Perhubungan pada Desember 2019.

Tahap selanjutnya, adalah proses penyerahan aset dari Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat sehingga aset tersebut resmi menjadi milik Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenhub.

“Setelah tahapan itu dilalui pembangunan baru bisa dilakukan secara bertahap,” ujar Inayatullah.

Inayatullah mengatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat pemerintah pusat merasionalisasi atau menyusun ulang alokasi anggaran tanpa terkecuali anggaran pada Kemenhub, sehingga terjadi pemangkasan anggaran yang membuat rencana kegiatan berubah di tengah tahun anggaran.

“Bahkan di Kemenhub anggaran dipangkas sampai 50 persen,” pungkas Inayatullah.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pemerintah Suntik PTS Dana Rp 1 T Untuk Terdampak Covid-19, BEM Surabaya Raya Dan Malang Raya Minta Relaksasi UKT

Read Next

Dampingi Machfud Arifin, Golkar Sodorkan Dua Tokoh Millenial Di Pilwali Surabaya