Siap Dilaksanakan Proyek Jembatan Blora–Bojonegoro

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/06/2020). Proyek pembangunan jembatan antarprovinsi yang menghubungkan Kabupaten Blora (Jawa Tengah) dengan Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur) di Sungai Bengawan Solo, kini siap dilaksanakan, setelah sebelumnya sempat terkendala izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Saya sempat cek langsung ke Kementerian PUPR beberapa hari lalu, dan akhirnya surat izin dari Pak Menteri sudah keluar, baru saja tanggal 25 Juni kemarin. Sehingga kini proyeknya siap dikerjakan. Kita pastikan bahwa semuanya siap, agar jembatan yang sudah puluhan tahun dimimpi-mimpikan warga Blora wilayah Selatan ini bisa segera terwujud,” jelas Wakil Bupati Blora Arief Rohman dalam keterangannya pada Minggu (28/6/2020).

Ditambahkan, dengan jembatan itu, nantinya ketika ingin ke Ngawi, Madiun, dan sekitarnya, warga Blora wilayah Selatan tidak perlu berputar puluhan kilometer ke Cepu lagi. Mereka bisa langsung potong kompas melalui Menden-Ngraho. Tidak perlu pakai perahu juga, karena hingga kini ada warga yang masih menggunakan perahu untuk penyeberangan motor dan sepeda.

“Mohon doanya semoga proses pembangunan berjalan lancar, sehingga akhir 2020 sudah bisa digunakan untuk memperlancar akses ekonomi dan sosial di kedua wilayah,” harapnya.

Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro, khususnya Bupati Bojonegoro atas kerja samanya, sehingga Pemkab Bojonegoro bersedia membantu 100 persen dana pembangunan jembatan ini.

“Anggaran jembatannya 100 persen dari Bojonegoro, terima kasih banyak Ibu Bupati Bojonegoro. Sedangkan Blora dapat tugas menyusun DED perencanaannya, pembebasan lahan dan pembangunan jalan akses jembatan,” ujarnya.

Terkait fisik jembatan, Arief menyampaikan, jembatan akan dibangun dengan rangka baja yang terdiri dari lima bentang menggunakan rangka baja tipe A. Anggaran jembatan berkisar Rp90 miliar dari APBD Bojonegoro TA 2020, dan dilaksanakan oleh rekanan PT Dwi Ponggo Seto dari Ponorogo, Jawa Timur.

Sedangkan proyek pembangunan jalan akses menuju Jembatan yang dilakukan Pemkab Blora juga mulai dikerjakan senilai Rp8,2 miliar dari APBD Blora 2020, oleh rekanan yang sama, karena dibuat satu paket dengan jembatan.

Warga Desa Medalem, Rasni (46) merasa senang karena kini pembangunan jembatan sudah bisa dilaksanakan. Sebab, selama ini dia mesti menempuh perjalanan lebih jauh jika akan bepergian ke Ngawi dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, matur nuwun sanget. Sudah sangat lama masyarakat sini mengharapkan ada jembatan. Selama ini berputar jauh ke Cepu jika ingin ke Ngraho, Ngawi dan sekitarnya. Kalau kemarau bisa naik perahu nyebrang, kalau pas banjir ya muter ke Cepu jauh,” ucap Rasni yang kini membuka usaha warung makanan di sekitar lokasi proyek.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Dituding Lindungi Group Bakrie, BPK Polisikan Benny Tjokro

Read Next

Jaksa Agung Janji Evaluasi Tuntutan Penyerang Novel