Pantai Glagah Kulonprogo, Laguna Barat Dibuka Kembali Disambut Euforia Para Pengunjung

Perahu menjadi daya tarik obyek wisata ini untuk memutari laguna

Konfirmasitimes.com-Yogyakarta (30/06/2020). Pantai Glagah, siapa yang tidak kenal atau pernah mendengar obyek wisata yang satu ini. Pantai yang terletak di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut, selama ini dikenal dengan keindahan dan pesona alam pantainya.

Selain itu destinasi wisata Pantai Glagah Kulonprogo menjadi salah satu penyumbang pendapatan yang sangat besar bagi pemerintah daerah setempat pada sektor pariwisata.

Selaras dengan perkembangan pembangunan kawasan pariwisata daerah ini, telah banyak dibuka obyek – obyek wisata baru yang begitu membius para pengunjung, salah satunya obyek wisata Laguna Barat yang menjadi satu dengan kawasan Pantai Glagah tersebut.

Laguna barat Pantai Glagah Kulonprogo
Laguna barat Pantai Glagah Kulonprogo

Sejalan dengan mulai kondusifnya wabah covid-19 menuju new normal, dibuka nya kembali obyek wisata laguna barat tersebut, disambut oleh para pengunjung dengan penuh euforia.

Hal ini terlihat dari pantauan awak media konfirmasitimes.com ketika mengunjungi kawasan wisata ini pada Minggu 28 Juni 2020. Tampak lokasi wisata ini mulai menggeliat dan pengunjung sangat ramai dalam menghabiskan waktunya bersantai. Apalagi semenjak adanya wabah pandemi, otomatis kegiatan warga masyarakat sangat terbatas bahkan hampir sama sekali tidak ada dan hanya di rumah saja.

Euforia nampak sekali di obyek wisata yang terletak persis di pinggir bandara baru Yogyakarta International Airport (YIA), dengan banyaknya rombongan yang tiba. Banyak pelancong berdatangan hanya ingin memanjakan mata dan melepas kepenatan yang ada, mereka biasanya tiba bersama rombongan keluarganya.

Mereka datang baik dari wilayah Yogyakarta sendiri maupun lauar kota, seperti Soloraya, Semarang, Cilacap, Purwokerto, Surabaya, Malang maupun kota – kota lainnya di Jawa khususnya.

Seperti nampak misalnya, salah satu rombongan dari keluarga Bapak Mursidi, mereka datang jauh – jauh dari solo hanya ingin sekedar memanjakan mata melihat keindahan laguna ini, sembari bersantai bersama anggota keluarga besarnya.

Bandara YIA dari pinggir Pantai Glagah
Bandara YIA dari pinggir Pantai Glagah

“Saya datang mengajak orang tua dan keluarga besar kami dari Boyolali hanya sekedar ingin menikmati suasana dan keindahan tempat wisata ini. Apalagi tempat ini kan baru dibuka beberapa pekan yang lalu setelah covid-19”, ujar Khusnul, pada Minggu 28 Juni 2020, salah satu pengunjung yang sudah beberapa kali datang ke lokasi ini bersama keluarga besarnya.

Selanjutnya dia juga  mengatakan bahwa selain destinasi ini indah dan mempesona tempatnya, juga sangat menarik karena berdekatan dengan bandara baru Yogyakarta, sehingga memiliki kesan tersendiri ketika jalan – jalan ke arah sini. Jadi dapat dua lokasi wisata, suasana laguna pantai juga sekaligus bisa melihat lihat bandara yang baru.

Pintu masuk lokasi wisata Laguna barat Pantai Glagah
Pintu masuk lokasi wisata Laguna barat Pantai Glagah

“Sengaja kami datang kemari untuk jalan – jalan, selain karena laguna ini memilki tempat yang mempesona juga lokasinya dekat sekali dengan bandara Yogyakarta yang baru. Jadi kami dapat dua wisata sekaligus”, ujarnya lebih lanjut sambil ketawa.

Euforia Warga Lokal

Euforia para pelancong yang datang ke Laguna barat di kawasan wisata Pantai Glagah ini, mendapat sambutan yang sangat baik dari warga setempat. Wajar hal ini terjadi, mengingat selama ini banyak warga setempat menggantungkan hidupnya dari obyek wisata ini.

Antusiasme warga menjadi lebih,  karena saat ini ada kebijakan pembebasan biaya tiket masuk pada wisata ini dari pengelola setempat. Dengan adanya pembebasan tiket masuk, membuat para pelancong leluasa dan otomatis tidak perlu merogoh kantong yang berlebih.

Salah satu rumah makan yang ada di Lokasi wisata
Salah satu rumah makan yang ada di Lokasi wisata

“Alhamdulillah tempat ini dibuka kembali, saya dan warga lokal yang lain menyambut dengan sangat senang karena bisa beraktifitas kembali di obyek wisata ini untuk mencari rejeki. Apalagi saat ini, untuk masuk ketempat ini masih gratis jadi pelancong sangat senang”, ungkap Ibu Bagyo, salah satu pemilik rumah makan yang ada di lokasi ini.

Selanjutnya Ibu Bagyo mengungkapkan jika pengunjung saat – saat ini sangat ramai, sehingga secara otomatis berpengaruh terhadap pendapatannya dalam berdagang. Dalam sehari, saat ini dia mampu menjual kelapa muda sampai 300 butir, belum termasuk dari makanan yang dijualnya.

Sedangkan pegawai yang membantu dia berjumulah 10 orang yang berasal dari para tetangganya. Namun sayang untuk pendapatannya berapa, Ibu Bagyo enggan mengomentarinya, namun yang jelas, dia merasa sangat senang sekali dengan dibukanya kembali destinasi Laguna barat Pantai Glagah ini.

Perahu menjadi daya tarik obyek wisata ini untuk memutari laguna

“Pengunjung ramai banget mas, apalagi hari minggu, kita sehari dapat habis kelapa muda lebih dari 300 butir, dan kita saat ini memberdayakan 10 tenaga dari para tetangga di desa untuk membantu”, ungkap lebih lanjut Ibu yang sudah mulai berdagang di tempat ini dari tahun ‘90 an.

Pengunjung ramai datang untuk bersantai
Pengunjung ramai datang untuk bersantai

Selain adanya wisata kuliner dengan tersedianya banyak rumah makan, di lokasi ini juga disediakan perahu bagi para pengunjung yang ingin mengelilingi laguna. Sedangkan untuk biayanya cukup murah, hanya mengeluarkan uang 100 ribu rupiah per perahu atau 10 ribu per penumpang, setiap pengunjung akan diantar memutari laguna untuk melihat lebih jauh panorama keindahan pantai dan laguna dari banyak spot yang ada.

Berbagai sarana permainan juga terdapat di area wisata laguna
Berbagai sarana permainan juga terdapat di area wisata laguna

Tidak kalah menariknya, di kawasan wisata laguna ini juga di tersedia berbagai macam permainan dan “perahu bebek” yang di kayuh oleh penumpang. Cukup dengan membayar 25 ribu per perahu, pengunjung dapat bermain di tengah air sepuasanya sampai capek tanpa di batasi dengan waktu. Belum lagi rindangnya pohon ini menambah suasana bersantai menjadi lebih asik dan menarik. Tidak salah jika banyaknya fasilitas dan suasana yang nyaman, membuat pengunjung lokasi wisata ini mengalami lonjakan drastis.

Namun boleh rasanya kita mengunjungi dan menikmati suasana yang ada, tapi perlu diingat tetap jaga kesehatan dan jaga diri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah saat ini.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Imigrasi Aceh Buka Layanan Paspor di MPP

Read Next

Harganas, Pemkab Semarang Tingkatkan Kinerja Pelayanan Puskesmas dan Klinik KB