Miskomunikasi Terkait Pembangunan Tower Sutet di Muara Enim

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/06/2020). Asisten I, Drs. Teguh Jayamewakili Plt Bupati Muara Enim H. Juarsah, SH, memimpin rapat membahas mobilisasi kendaraan yang membawa peralatan dan barang untuk membangun tower sutet 500/275 KV, di Ruang Rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Senin (29/06/2020).

Hadir mendampingi Asisten I pada rapat ini, Plt. Ketua DPRD Muara Enim, Ermanadi, Ketua Komisi IV DPRD Muara Enim, Jonidi, SH dan Kepala Dinas Perhubungan Muara Enim, Drs. Riswandar, SH.

Dalam keterangannya Asisten I mengatakan pada masalah ini terjadi miskomunikasi sehingga masalah tidak bisa selesai di tingkat kecamatan.

Diakuinya, sebagai penguasa wilayah, Camat harus tahu apapun bentuk kegiatan di wilayahnya. Maka itu, dengan rapat ini, perlu format komunikasi dan koordinasi dalam penyelesaian masalah.

Disampaikan Asisten I, Pemkab Muara Enim sangat mendukung stressing aturan tidak tertulis dari apa yang disampaikan Pimpinan DPRD Muara Enim.

Kami (Pemkab) dan DPRD dalam masalah tower ini sebagai pemilik kebijakan berhak mengambil kebijakan yang sifatnya tidak merugikan masyarakat. Apa yang diminta Dewan, pun juga kami pinta.

“Yaitu perusahaan harus sinergi dengan pemerintah kecamatan hingga desa, perusahaan ada sumbangsih, perusahaan harus memanfaatkan tenaga kerja lokal dan jangan ada premanisme dan LSM dalam menyelesaikan masalah,” papar Drs. Teguh Jaya.

Ditambahkan Riswandar bahwa permasalahan melibatkan Desa Sumber Mulia dan Desa Pagar Dewa di Kecamatan Lubai Ulu pada poin masalahnya, yakni penggunaan akses jalan sejauh 8 km oleh mobil Kontraktor PT. PLN yang tidak tercapai kesepakatan karena jalan bisa rusak, dan masyarakat mempertanyakan lapangan kerja untuk warga lokal.

Turut hadir pada rapat ini yaitu Kepala Dinas Perizinan Muara Enim, Sofyan, Camat Lubai Ulu, Wiem Wirma Putra, SSTP, Perwakilan Perangkat Daerah terkait Pemkab Muara Enim, 2 Kades terkait, dan Perwakilan Kontraktor PLN.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Divonis Hukuman 7 Tahun, Eks Menpora Imam Nahrawi: Saya Harus Beristighfar

Read Next

Calon Penumpang KA Bandara Soetta, Catat Ini