Pembentukan PPDP Pilkada 2020 Kembali Diagendakan di Balangan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/06/2020). Di Kabupaten Balangan, pelaksanaan Pilkada tahun 2020 akan kembali dilaksanakan setelah sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19.

Dalam keterangannya, Polres Balangan, Selasa (16/06/2020) di Kantor PPK Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan melakukan koordinasi terkait pengaktifan kembali masa kerja anggota PPK dan PPS pada Pilkada Tahun 2020 di wilayah Kecamatan Batumandi. Kapolsek Batumandi, Iptu Supangat melakukan koordinasi beserta 1 Personel Polsek Batumandi, kedatangan Kapolsek diterima oleh Rahman Maulana Selaku staff di PPK Kec. Batumandi.

Dijelaskan oleh Rahman, dalam waktu kerja anggota PPK dan PPS pada Pilkada tahun 2020 mulai diaktifkan kembali terhitung dari tanggal 15 Juni 2020 s/d 31 Januari 2021.

Rencana kegiatan Anggota PPK dan PPS yang sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19 yaitu Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dari tanggal 24 Juni s/d 14 Juli 2020.

Dan melanjutkan Verifikasi Faktual terhadap berkas dukungan Bakal Calon perseorangan/Independen pada tanggal 24 Juni 2020 s/d 12 Juli 2020

Rahman Maulana selaku staff di PPK Batumandi juga menambahkan bahwa jumlah anggota PPK dan PPS akan aktif kembali mulai Senin.

“Jumlah Anggota PPK pada Kec. Batumandi sebanyak 5 orang, sedangkan untuk anggota PPS se Kab. Balangan sebanyak 53 orang dan semuanya aktif kembali sejak Senin (15/06/2020),” ujarnya.

Sebagai perwakilan Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid, Kapolsek Batumandi Iptu Supangat mengungkapkan bahwa agenda silaturahminya ke kantor PPK tersebut, sebagai upaya meningkatkan kerjasama dalam mewujudkan Pilkada aman dan lancar di kabupaten Balangan.

“Kami (Polres Balangan) terus mengawal seluruh rangkaian Pilkda di kabupaten Balangan, khususnya di kecamatan Batumandi,” bebernya.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 16 Juni 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ilmuwan AS Temukan Cara Efektif Kembalikan Usia Muda

Read Next

Monalisa: Melestarikan Gambut, Perlu Suntikan Modal dan Penyuluhan Berkelanjutan