Ekspor Migas di Jatim Alami Kenaikan Pada Mei Dibandingkan April 2020

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/06/2020). Badan Pusat Statistik pada Mei 2020 mencatat barang ekspor non migas Jawa Timur didominasi oleh perhiasan/permata dengan nilai sebesar 278,07 juta dollar AS, naik 248,08 persen dibandingkan sebelumnya 79,886 juta dollar AS. Posisi kedua ekspor terbesar adalah tembaga dengan nilai sebesar 110,18 juta dollar AS, serta lemak dan minyak hewan/nabati dengan nilai sebesar 101,62 juta dollar AS.

Dalam keterangannya Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dadang Hardiwan, Selasa (16/06/2020) mengatakan bahwa selama 5 bulan terakhir ekspor di Jawa Timur mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Secara kumulatif, selama Januari-Mei 2020, ekspor yang keluar Jawa Timur sebesar 8,39 miliar dollar AS atau turun 0,15 persen dibandingkan Januari-Mei 2019, sebesar 8,40 miliar dollar AS,” ujar Dadang Hardiwan.

Sementara negara tujuan ekspor non migas Jatim terbesar pada Januari – Mei 2020 adalah Jepang mencapai 1,174 miliar dollar AS (dengan peranan 14,30 persen) disusul berikutnya ekspor ke Amerika Serikat sebesar 1,012 miliar dollar AS atau dengan peranan 12,33 persen, dan ke Tiongkok sebesar 993,97 juta dollar AS dengan peranan 12,11 persen.

Sedangkan nilai ekspor non migas ke kawasan negara-negara ASEAN mencapai 1,771 miliar dollar AS atau dengan kontribusi sebesar 21,57 persen, sementara ekspor non migas ke Uni Eropa sebesar 589,95 juta dollar AS (7,19 persen).

Dadang mengatakan, bahwa nilai ekspor Jawa Timur pada Mei 2020 total mencapai 1,25 miliar dollar AS atau turun sebesar 8,25 persen dibandingkan April 2020. Nilai tersebut dibandingkan Mei 2019 juga turun sebesar 30,82 persen.

Besaran ekspor nonmigas Mei 2020 mencapai 1,24 miliar dollar AS atau turun sebesar 9,53 persen dibandingkan April 2020. Nilai tersebut dibandingkan Mei 2019 juga turun sebesar 28,24 persen.

Selanjutnya nilai ekspor migas pada Mei 2020 mencapai 18,09 juta dollar AS atau naik sebesar 2.622,75 persen dibandingkan April 2020. Akan tetapi nilai tersebut turun sebesar 80,03 persen jika dibandingkan Mei 2019.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 16 Juni 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jelang Pengamanan Jelang Pilkada 2020 Serentak, Bintara Brimob Se Jatim Ikut Pelatihan Ketangkasan

Read Next

Bolehkah Berdoa Sesuatu yang Mustahil Terjadi