Himbauan Waktu Pembuangan Sampah di Banda Aceh

buang sampah

Konfirmasitimes.com-Jakarta (16/06/2020). Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota mengimbau kepada warga Kota Banda Aceh untuk membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.

Waktu untuk membuang sampah tersebut mulai pukul 19.00 – 07.00 WIB, sehingga tidak ada lagi siang hari warga buang sampah di depan toko/rumah.

Kepala DLHK3 Hamdani SH mengatakan bahwa penetapan jadwal buang sampah ini untuk menjaga kebersihan kota dari tumpukan sampah yang ada di depan toko maupun rumah warga pada siang hari.

Menurutnya petugas DLHK3 selalu beroperasi pada pagi hari untuk mengambil sampah yang ada di depan toko atau rumah warga.

Menurut Kepala DLHK3 Hamdani SH mengatakan bahwa penetapan kebijakan ini sudah dikeluarkan sejak tahun lalu namun kami terus mensosialisasikannya agar warga paham terhadap jadwal ini.

Penetapan jadwal ini juga membantu pihak DLHK3 lebih efisien dalam menjalankan mobil pengangkut sampah sehingga petugas bisa melewati rute lain yang belum dijangkau.

Dalam keterangannya Kepala DLHK3 Hamdani SH, di Kantor DLHK3, Senin (15/06/2020) mengatakan bahwa penetapan jadwal pembuangan sampah selain untuk efisiensi operasional kami juga untuk dapat mejangkau daerah lain dengan cepat.

“Penetapan jadwal ini selain untuk efisiensi operasional kami juga untuk dapat mejangkau daerah lain tanpa kami harus beroperasi di rute yang sama hingga 4 kali, bahkan ada yang sampai 5 kali,” kata Hamdani.

DLHK3 juga mengimbau kepada pemilik toko di wilayah komersil agar rutin menyapu halapan toko juga mengemas sampah yang akan diletakkan di depan toko sesuai jadwal agar tidak berceceran.

Kepala DLHK3 juga menambahkan “Tapi tetap harus dikemas sampahnya agar tidak berserakan ketika petugas kita mengambil sehingga dapat menghemat waktu para petugas.”

Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat membantu sektor pariwisata Kota Banda Aceh seperti tekat wali kota dalam membangun pariwisata yang bersih sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kalau Kota Banda Aceh sudah indah, pariwisata makin bagus maka ekonomi kita juga bakal meningkat dan masyarakat akan merasakan manfaatnya,” tutur Hamdani. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Waduh! Ekspor Indonesia Mei 2020 Menurun, Terbesar pada Logam Mulia

Read Next

Bahaya Garam Jika Dikonsumsi Berlebihan