Bupati Taput; Para Petani Sayur Mayur Harus Untung

Bupati Taput kembali Turun Langsung ke Pasar, Gerakkan Perekonomian Masyarakat.

Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama pedagang

Konfirmasitimes.com-Sumut (16/06/2020). Untuk kedua kalinya Bupati Tapanuni Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, M.Si kembali turun langsung ke pasar untuk operasi pasar hasil pertanian sekaligus memberi perhatian kepada pedagang dan petani. Kegiatan turun langsung ke pasar merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat untuk menggerakkan perekonomian di daerah Taput. Selain itu Bupati bersama rombongan turut mensosialisakan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama bersama Dandim 0210/TU Rony Agus Widodo, Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Kajari Taput Tatang Darmi, Kapolres Taput Jonner Samosir/diwakili serta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Indra Sahat Simaremare dan Staf Ahli Bupati, Asisten serta beberapa Pimpinan OPD turun ke pasar Siborong-borong untuk membeli langsung hasil pertanian masyarakat, Siborong-borong, Senin (15/06/2020).

Bupati dan Forkopimda serta jajarannya yang hadir menargetkan untuk membeli hasil bumi Tapanuli Utara yang merupakan hasil usaha sendiri bukan sebagai pengumpul ataupun tokke.Bupati berharap dengan turun langsung ke pasar ini mampu membangkitkan kembali semangat para petani dan juga untuk menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.

“Para petani sayur mayur ini harus memiliki untung, saya akan beli sesuai harga yang mereka minta dan yang pasti harus menguntungkan, jangan sampai mereka merugi. Saya melihat dan mendengar keluhan para petani, ini salah satu cara membantu petani kita sehingga mereka tidak putus asa dan terus semangat bertani sekaligus juga untuk mendukung salah satu program kita saat ini yaitu memperjuangkan ketahanan pangan di Tapanuli Utara,” ujar Bupati.

“Melalui operasi pasar ini diharapkan mampu menjadi pemicu pencapaian target kita dalam pemulihan kembali perekonomian masyarakat yang mayoritas sebagai petani. Kegiatan ini sekaligus sebagai survey harga pasar untuk nantinya akan kita hitung apakah masyarakat merugi jika harga pasar demikian. Harga sayur mayur memang anjlok, makanya saya berusaha membeli sayur mayur tersebut dan juga untuk bisa membantu petani” tambah Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati tidak hanya melakukan operasi pasar hasil pertanian saja namun juga memberikan perhatian terhadap masyarakat lainnya yang turut sebagai pelaku pendukung di pasar. Komoditi yang dibeli oleh Bupati tersebut turut dibagikan kepada masyarakat, para pengemudi betor dan para pengangkut barang (sorong) yang ada disekitaran pasar Siborong-borong.

Bupati juga berpesan kepada para pedagang tersebut tetap dapat diatur dan tertib agar kenyamann pasar tetap terjaga. “Kita juga sosialisasikan agar para pengunjung pasar selalu perduli atas kesehatan diri dan lingkungannya, tetap memperhatikan protokol kesehatan masa covid-19 sekarang,” pesan Bupati.

Disela-sela kegiatan ini, Bupati juga menerima serta menanggapi berbagai keluhan warga dan langsung memberikan arahan kepada jajarannya untuk segera dilaksanakan.

Para petani yang hasil pertaniannya turut dibeli oleh Bupati dan rombongan, menunjukkan senyum bahagia dan merasa senang karena setelah di masa corona ini hasil penjualan komoditi pertanian mereka sering merugi.

Hal ini diutarakan Boru Hombing, petani asal Hutaraja Kecamatan Sipoholon sambil tersenyum bahagia karena dagangannya habis diborong oleh Bupati Taput

“Tadi sayur keriting hasil pertanian saya sendiri telah dibeli oleh Bapak Bupati, kami menjualnya dengan harga sudah diatas normal. Saya sangat senang dan bersyukur karena sudah dibeli sayur kami, terima kasih Bapak Bupati, sehat lah Bapak. Semenjak corona penjualan hasil pertanian kami merosot dan sering merugi,” ucap ibu lansia Boru Hombing dalam bahasa daerah.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pemkab Kuansing Memperpanjang Masa Belajar dari Rumah Hingga 11 Juli 2020

Read Next

Persiapan Pembukaan Pasar Hewan di Blora