Jalan di Kayong Utara Rusak Parah, Banyak Kendaraan Amblas dan Terbalik.

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/06/2020). Jalan provinsi Siduk-Teluk Batang saat ini kondisinya cukup parah sehingga banyak kendaraan roda empat amblas dan terbalik.

Kini Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat tengah memperjuangkan agar masalah di jalan tersebut bisa segera teratasi.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Dinas Perhubungan dan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  bersama anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara beberapa waktu lalu telah melakukan koordinasi dan konsultasi ke Pemerintah Provinsi  Kalimantan Barat.

Hasil dari pertemuan tersebut,  pemerintah provinsi merespon baik terhadap kondisi jalan provinsi di  Kayong Utara  saat ini dan akan melakukan langkah- langkah dengan memaksimalkan anggaran yang telah dilelang dan anggaran yang diswakelola.

“Hasil kemarin untuk dinas PU, memaksimalkan anggaran yang dilelang tahun ini untuk mengerjakan titik prioritas. Memaksimalkan swakelola senilai Rp2,6 miliar untuk memperbaiki ruas jalan dari Teluk Batang-Sukadana, dan akan menganggarkan kembali di tahun berikutnya untuk pembangunan jalan Teluk Batang-Sukadana-Siduk,” kata Anggota Komisi 2 DPRD Kayong Utara Bung Tomo, Minggu (14/06/2020).

Selain ke Dinas PUPR Provinsi, tim juga bergerak ke Dinas Perhubungan untuk meminta agar dinas terkait melakukan tindakan terhadap kendaraan yang kerap kali overload dan over dimensi saat melintasi jalan Provinsi di Kayong Utara yang masuk tipe jalan C, atau maksimal 8 ton berat muatan kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

“Dinas Perhubungan akan merazia kendaraan ekspedisi yang overload dan overdimensi sebelum berangkat ke Teluk Batang. Membolehkan pihak KKU  untuk menahan ekspedisi yang over dimensi,” jelas dia.

Selain itu, lanjut dia, mengadakan rapat lanjutan dengan pengusaha feri, dan ekspedisi untuk menentukan tarif standar pengiriman barang ke kayong utara,  agar tercipta persaingan usaha yang sehat. Akan mengusahakan pengadaan timbangan portable atau trak timbang yang bisa dipindah pindah dan akan ditempatkan di Pelabuhan Rasau Jaya dan Teluk Batang,” tambah dia.

Akibat pandemi Covid-19, lanjutan Jalan Sukadana-Siduk  yang sebelumnya dianggarkan Rp7 miliar, saat ini dipangkas menjadi Rp2,6 miliar begitu pun anggaran pemeliharaan yang sebelumnya Rp5 miliar dipangkas menjadi  Rp2,6 miliar.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pura Amarta Jati dan Keindahan Pantai Balekambang

Read Next

Pola Hidup Sehat Kunci Terbebas dari Virus