Sterilisasi Pasar Besar Kota Palangka Raya Bukan untuk Sengsarakan Masyarakat

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/06/2020). Sterilisasi Pasar Besar di Kota Palangka Raya tidak bertujuan untuk menyengsarakan masyarakat semata-mata untuk kepentingan masyarakat Kota Palangka Raya mengingat penyebaran dari klaster ini cukup tinggi.

Dalam keterangannya Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah saat memberikan kata sambutan pada Apel Gabungan di Bundaran Besar, Jumat (12/06/2020) menyampaikan bahwa sterilisasi Pasar Besar Kota Palangka Raya bukanlah langkah yang dilakukan pemerintah untuk menyengsarakan rakyat.

Menurutnya, hal tersebut memang harus dilakukan mengingat kondisi penyebaran wabah Covid-19 yang berasal dari klaster Pasar Besar tersebut cukup memprihatinkan.

Di dunia ini tidak ada pemerintah yang ingin melihat rakyatnya sengsara. “Langkah yang kami lakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat Kota Palangka Raya, di mana kita melihat angka penyebaran Covid-19 dari klaster Pasar Besar sudah mencapai 88 penderita,” ungkapnya.

Ia mengatakan apabila langkah tegas tidak segera dilaksanakan untuk menahan laju perkembangan penyebaran Covid-19 dari Pasar Besar tersebut, malah akan semakin sulit dikendalikan.

Oleh karena itu, Umi berharap agar masyarakat Kota Palangka Raya terutama pedagang yang berada di Pasar Besar tersebut dapat membantu pemerintah dalam menangani penyebaran wabah Covid-19 yang semakin meningkat.

“Perlu peran serta kita bersama dalam menyelesaikan permasalahan ini. Bukan cuma tindakan nyata dari Pemerintah Kota Palangka Raya saja, di sini yang menjadi kuncinya, namun peran serta masyarakat juga menjadi kunci utamanya,” katanya. 

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 12 Juni 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Harga Ayam Potong di Palangka Raya Menurun

Read Next

Update Virus Corona 13 Juni 2020 Semua Provinsi Indonesia