Masa Pandemi Cuti Hari Raya Lebaran, PNS Wilayah Kabupaten Banyuwangi Hanya Libur Dua Hari

mujiono

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/05/2020). Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi akan mengubah jadwal cuti bersama lebaran 2020 yang semula dimulai pada tanggal 22-05-2020 diundur pada tanggal 28-31 Desember 2020. Sementara itu libur pada hari raya pemerintah kabupaten banyuwangi tetap pada tanggal 24-25 mei 2020.

Hal tersebut sudah tertuang dalam surat edaran (SE) sekertaris Daerah kabupaten banyuwangi nomor 065/1344/2020 tentang perubahan ketiga pelaksanaan hari libur nasional dan pelaksanaan cuti bersama tahun 2020 di wilayah pemerintah kabupaten banyuwangi yang telah diterbitkan pada tanggal 20-05-2020 lalu.

Sekertaris daerah (Sekda) pemerintah kabupaten banyuwangi Mujiono mengatakan, dalam surat edaran tersebut telah tertulis mengenai pelaksanaan libur hari raya idul fitri 1441 hijrriyyah pada tanggal 24 mei 2020. Padahal cuti hari libur yang sebelumnya telah ditetapkan pada tanggal 22, 26, dan 27 mei 2020.  telah dicabut kembali dan diundur ke akhir tahun, tepatnya yaitu pada tanggal 28-31 Desember 2020.

“tahun ini, libur lebaran bagi ASN hanya dua hari,yakni tanggal 24-25 mei 2020 dan selebihnya tetap masuk seperti biasa.” Tegas mujiono, Jumat (22-05-2020).

Dalam hal ini mengenai Surat edaran tersebut menurut Mujiono, itu memang mengacu pada surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan,  Menteri pemberdayagunaan aparatur Negara dan Reformasi birokrasi (Menpand),yang menghapus cuti bersama dan mengenai hal pengunduran cuti bersama pada akhir tahun mendatang. Ketetapan ini memiliki tujuan untuk mendukung pelarangan pelaksanaan aktivitas mudik bersama yang berguna untuk mengurangi dampak penekanan penularan virus corona.

“kita mendukung penuh keputusan pemerintah pusat. Seperti hari ini (22-05-2020), seluruh ASN Banyuwangi tidak ada yang libur, semua tetap bekerja meskipun sebagian sedang work from home (WFH) karena penerapan physical distancing untuk menekan penyebaran virus corona COVID-19” ujar Mujiono.

Sekda Mujiono menegaskan kembali, bahwa semua ASN yang ada di wilayah kabupaten banyuwangi wajib mengikuti arahan yang ditetapkan dalam surat edaran ini. Jika ada ASN yang melanggar aturan yang ada dalam surat edaran tersebut maka siap akan menerima sangsi yang diberikan.

“semua kepala OPD sudah kami wanti-wanti untuk meningkatkan pengawasan kedisiplinan kepada staffnya. Jika ada yang bolos silahkan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pastikan semua pelayanan berjalan lancar.” Kata dia.

Selain itu juga ia mengingatkan kembali, selama pandemi corona, pemerintah tetap melarang akan adanya pelaksanaan aktivitas mudik. Kalaupun ada yang sudah terlanjur mudik, warga diminta untuk disiplin yaitu melakukan pengisolasian diri secara mandiri dirumah ataupun dirumah isolasi yang telah disediakan oleh pihak pejabat desa masing-masing.

“mari saling menjaga. Jangan sampai kita tertular atau menulari  orang lain. Bagi yang baru datang dari daerah luar, mohon kesadarannya untuk isolasi mandiri selama 14 hari.” Kata Mujiono.

Saat bersilaturahmi selama lebaran, warga pun tetap dihimbau agar tetap waspada dan disiplin serta menerapkan protokol kesehatan yang sudah sesuai dengan prosedur dari pemerintah guna untuk meminimalisir penularan virus corona. Gunakan masker disaat diluar rumah, kemudian terapkan physical distancing dan sering cuci tangan dengan sabun dan jaga daya tahan tubuh.

“kalau bisa tetap kurangi aktivitas di luar rumah. Gak usah ngelencer dulu, silaturahmi bisa diganti lewat teknologi. Sekarang kan sudah canggih, kita bisa video call atau telepon. Saya yakin keluarga bisa memahami” Pungkasnya.

*SELURUH ISI BERITA ADALAH TANGGUNG JAWAB PENULIS.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Gubernur DKI Jakarta Minta Warga Lebaran di Rumah

Read Next

Jaksa Agung Minta Masyarakat Pantau Sidang Jiwasraya