Di Saat Pandemi COVID-19, Rm. Magnis Suseno Mengajak Masyarakat Untuk Bangkit

Di Saat Pandemi COVID-19, Rm. Magnis Suseno Mengajak Masyarakat Untuk Bangkit

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/05/2020). Di masa kolonialisme kuat, rakyat Indonesia mampu untuk berjuang dan meraih kemerdekaan. Perjuangan dan  memiliki sikap pantang menyerah yang ditunjukan oleh bangsa ini untuk terbebas dari penjajahan.

Menurut Rm. Magnis Suseno sikap seperti ini yang seharusnya ada pada masyarakat saat ini untuk mampu keluar dari krisis pandemi Covid-19 yang sedang melanda tanah air. Ia juga mengajak seluruh masyarakat indonesia untuk tidak menyerah di masa pandemi virus covid-19 ini. Menurut pendapatnya ia meyakini bahwa masyarakat indonesia mampu untuk bangkit dan maju dalam menghadapi pandemi virus corona ini.

Kekhawatiran pada masa pandemi ini tidak hanya menjadi ancaman kesehatan saja, akan tetapi menjadi momok bagi seluruh masyarakat indonesia terkait kebangkrutan ekonomi. Hal ini dimana dampak ekonomi merupakan hal besar yang dapat memicu terjadinya ancaman kemiskinan.

“Pandemi semacam ancaman penyakit yang udah menular kemana-mana, tidak memperhatikan batasan negara, tidak memperhatikan kaya miskin, tidak memperhatikan bangsa mana. Kita merasa terancam. Terancam kesehatan, terancam nyawa. Yang barang kali lebih membuat kita  teranca adalah kebangkrutan ekonomi, terutama orang kecil yang kehilangan pekerjaan. Ada ancaman kemiskinan. ujar Rm. Magnis Suseno pada pesan digital pada Jumat (22/05/2020).

Magnis Suseno mengajak kita semua untuk tidak menyerah.
Magnis Suseno mengajak kita semua untuk tidak menyerah.

“Tahun 1908 siapa yang  menyangka bahwa dalam situasi kolonialisme kuat akan lahir indonesia. Sekarang juga pun kita harus bangkit dan kita akan bangkit. Kita tetap bersemangat kita sudah mengatasi macam-macam cobaan.” Ucapnya.

Merespon pandemi covid-19 ini Rm. Magnis Suseno mengajak kita harus tetap bangkit dan jangan menyerah.

“Kita bisa keluar dengan menang dari pandemi ini kalau kita digerakan oleh semangat yang sama, yang menggerakan,  yang mulai dengan  kebangkitan nasional. Yaitu kita harus maju bersama, kita harus saling menerima, kita harus gotong royong.” Ucap Rm. Magnis.

Dalam kondisi terancam seperti ini, ia mengharapkan semua pihak untuk tidak egois dan memikirkan diri sendiri. Kunci untuk keluar dari masa-masa krisis yaitu membangun solidaritas.

“Kita tidak akan meninggalkan siapapun, semua termasuk persatuan kita. Dalam solidaritas kita maju bersama.” Ucapnya.

Hal ini berarti bagi mereka yang sudah dikaruniai kehidupan yang lumayan,  dalam hal ekonomi terjamin dan lebih dari terjamin, dengan mereka yang belum terjamin. Ia juga mengharapkan mereka bergotong royong dan saling membuka tangan dalam membantu warga yang membutuhkan bantuan.

“Kita harus saling solidaritas lintas ras, budaya, suku, dan lintas batas agama.” Pesannya.

Rm. Magnis juga menyampaikan nilai-nilai solidaritas, gotong royong, maju bersama, senasib sepenanggungan di masa pandemi dan tidak membiarkan orang yang membutuhkan bantuan tertinggal. Ini saatnya kita membuka mata hati.

Disamping sikap solidaritas, Rm Magnis juga mengingatkan kita semua untuk bersikap tertib dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

“Mungkin pandemi mengajar kita supaya  tertib. Memang kita jangan hidup seenaknya. Kita pakai masker. Kita harus bersih, cuci tangan, mengambil jarak. Kalaupun ingin bersama, misalnya beribadat kita tetap jangan membentuk kerumunan.” Kata Rm. Magnis.

Ia juga mengatakan bahwa Tuhan memberikan kita kemampuan untuk bertanggungjawab.

“Dengan solidaritas dan tertib kita boleh mengharapkan bangsa kita maju terus, maka bangsa akan keluar dari masalah Covid-19.” Ujarnya.

Diakhir pesan ia juga mengajak bahwa semua pihak untuk memperhatikan petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh pemerintah, baik pusat dan daerah. Melalui upaya itu semua, ia mengharapkan masyarakat indonesia bisa keluar dari pandemi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Gubernur DKI Jakarta Minta Warga Lebaran di Rumah

Read Next

Jaksa Agung Minta Masyarakat Pantau Sidang Jiwasraya