Berantas Kriminalitas di Masa Pandemi Covid-19, Polda DIY Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Berantas Kriminalitas di Masa Pandemi, Polda DIY Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Polda DIY musnahkan barang bukti tembakau gorila

Konfirmasitimes.com-Yogyakarta (22/05/2020). Pandemi COVID-19 merupakan wabah yang menyerang seluruh dunia, termasuk Indonesia, banyak masyarakat sekarang ini yang mengalami kesusahan untuk menghidupi kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini pun juga dipersulit dengan munculnya peraturan dari pemerintah yang mengharuskan setiap kalangan untuk tidak keluar rumah agar mata rantai penyebaran virus dapat berhenti. Maka dari itulah banyak perekonomian tiap keluarga yang menjadi sulit untuk didapatkan, karena pekerjaan yang mereka miliki hanya berpenghasilan apabila mereka ada di luar rumah. Akan tetapi peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah ini justru menguntungkan beberapa pihak kriminal.

Dalam beberapa bulan terakhir ini ada kasus kriminalitas yang terjadi di Yogyakarta, dan kasus yang terjadi adalah pengedaran narkoba secara daring. Perkembangan teknologi tidak hanya bermanfaat bagi umat manusia ketika masa pandemi meyerang, namun juga berguna bagi para pengedar, karena mereka mampu bekerja dengan aman tanpa pengawasan polisi.

Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DI Yogyakarta, Brigjen Pol I Wayan Sugiri, menyampaikan bahwa ditengah wabah corona ini para pengedar menggunakan keterbatasan gerak para polisi di lapangan  untuk melakukan transaksi narkoba mereka.

“Pengedar memanfaatkan kesempatan ini, masyarakat harus waspada. Kita tidak mau kalah dan saat ini sudah banyak kasus narkoba yang sudah berhasil diungkap.” ujar I Wayan Sugiri, Jum’at (22/05/2020).

Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang digunakan sebagai sasaran bandar narkoba oleh para pengedar, maka dari itu banyak terjadi kasus pengunaan narkoba di kawasan Kota Gudeg ini. Salah satu kasusnya adalah di Kabupaten Sleman, Direktorat Resersa Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIY juga meringkus tersangka pengedar narkoba yang melakukan transaksi menggunakan jasa ojek online di awal April. Dan di lain sisi, pihak Satuan resnarkoba Polres Gungkidul juga berhasil mengungkap sejumlah pelaku jual-beli narkotika yang mereka ringkus antara pertengahan hingga akhir April lalu. Dengan maraknya kasus narkotika di masa pandemi ini, pihak kepolisian masih sanggup untuk menangganinya, hal ini terbukti dengan kasus yang berhasil mereka ungkap.

Pihak Ditresnarkoba Polda DIY belum lama ini juga memusnahkan barang bukti hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba yang tertangkap di bulan April 2020 lalu. Sebagian barang bukti yang mereka musnahkan adalah tembakau gorilla.

Direktur Resnarkoba Polda DI Yogyakarta, Kombes Pol Ary Satriyan menerangkan bahwa Ditresnarkoba berhasil mengungkap kembali empat kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan lima orang tersangka. Berdasarkan penangkapan tersebut didapati barang bukti narkoba jenis tembakau gorilla sebanyak 6.228,49 gram, tembakau campuran sebanyak 1.895 gram, serta ganja sebanyak 97,96 gram, dan saat ini beberapa narkoba ini telah disita oleh pihak kepolisian untuk dimusnahkan nantinya.

“Peredaran saat ini banyak dilakukan secara daring atau pengiriman memanfaatkan jasa ekspedisi.” jelas Kombes Pol Ary Satriyan.

Beliau menerangkan sebagian besar pelaku yang ditangkap hanyalah pembeli atau pengguna yang bertransaksi menggunakan smartphone mereka.

Barang bukti yang telah disita pun dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman belakang gedung Ditresnarkoba Polda DIY. Kegiatan pemusnahan ini juga dihadiri oleh Kepala BNNP DIY, perwakilan Kejaksaan tinggi DIY, perwakilan PN Sleman, perwakilan Kejaksaan Negeri Sleman, dan penasehat hukum tersangka.

Pengharapan yang dimaksudkan semua pihak adalah agar masyarakat berhenti melakukan jual-beli narkoba ini, belum lagi saat ini kita sedang ada di keadaan krisis wabah, sehingga kerjasama dari tiap kalangan akan sangat membantu. Oleh karena itu tindakan pemusnahan narkoba ini diinginkan agar pengharapan kita dapat terwujud.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Telusuri Dugaan Kebocoran Data Kependudukan

Read Next

Hilal Awal Syawal 1441 H Tidak Tampak di Seluruh Wilayah Indonesia Pada Jumat 22 Mei 2020