Mengharap Bansos yang Tak Kunjung Datang

Mengharap Bansos yang Tak Kunjung Datang

Konfirmasitimes.com-Palembang (15/05/2020). Inilah kondisi masyarakat miskin di perkotaan dari penuturan warga miskin yang ditemui pada RT. 49 Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Kota Palembang, dimana menurut ibu Rohyati dan ibu Rohamida rumah mereka sudah sekitar 1 tahun lalu (akhir 2018 & awal 2019) mereka di data sebagai warga miskin oleh pemerintah daerah dan rumah mereka di tempel stiker yang bunyinya : “KELUARGA MISKIN”… Pemerintah Kota Palembang – Dinas Sosial Kota Palembang Pemutakhiran Data Tahun 2019, namun mereka tidak pernah menerima bantuan sosial bentuk apapun dari Pemerintah.

Sampai sekarang pun disaat wabah virus Covid-19 mereka tidak pernah menerima BLT, PKH, Paket Sembako atau program bansos pemerintah lainnya untuk orang miskin pun sama sekali tidak pernah mereka terima.

Mengharap Bansos yang Tak Kunjung Datang

Mereka jelas orang miskin dari kondisi kehidupan mereka sehari-hari terlihat mereka memang butuh uluran tangan pemerintah dimana secara fakta mereka sudah di data melalui RT dan kelurahan pada waktu itu (dengan adanya tempelan stiker “KELUARGA MISKIN” di rumahnya).

Dikatakan dalam UUD 1945 Pasal 34 ayat 1 yang berbunyi fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara karena mereka berhak untuk hidup layak.

Dan di dalam UU No. 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin (undang-undang fakir miskin) di dalam pasal 1 disebutkan fakir miskin yaitu orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan/atau mempunyai sumber mata pencaharian tetapi tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kehidupan dirinya dan/atau keluarganya, kemudian dalam pasal 1 angka 2 UU No.13 tahun 2011 atau UU FAKIR MISKIN ini dijelaskan apa yang dimaksud dengan penanganan fakir miskin sebagai berikut upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau masyarakat dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pemberdayaan, pendampingan, serta fasilitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara. Sasaran penanganan fakir miskin ditujukan kepada :

a. Perorangan
b. Keluarga
c. Kelompok dan/ atau
d. Masyarakat.


Kembali mengenai kelurga miskin yang sudah ditempel stiker oleh Dinas Sosial Kota Palembang namun mereka tidak menerima bantuan apapun juga setelah dilihat NIK KK melalui sistem data SIK kementerian sosial di play store tidak ditemukan nama mereka??? tetapi sejak akhir 2018 mereka sudah di data sebagai KELUARGA MISKIN terbukti dengan adanya stiker yang berbunyi “KELUARGA MISKIN”. Pemerintah Kota Palembang Dinas Sosial Kota Palembang Pemutakhiran Data Tahun 2019.

Kita pun mengetahui seperti di daerah jawa orang yang mendapatkan bansos dari pemerintah maka rumahnya akan di tulis dengan Kelurga Miskin, tetapi kenyataan di palembang yang ditemukan ada masyarakat yang rumahnya sudah ditempel stiker KELUARGA MISKIN namun sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan sosial bentuk apapun dari Pemerintah.

Hal ini jelas menjadi tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa fakir miskin mendapatkan haknya agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup sebab mereka tidak tahu lagi mau berbuat apa dan mau mengadu kemana?

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Menlu; 95 Ribu WNI dari Luar Negeri Telah Pulang

Read Next

PSBB Di Malang Raya Segera Diberlakukan, Inilah Kesiapannya