Bantuan Jangan Dipakai untuk Beli Perhiasan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/05/2020). Sebanyak 54 kepala keluarga (KK) di Desa Pranti menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) perdana se-Kabupaten Rembang dari dana desa. Desa Pranti Kecamatan Sulang menjadi desa pertama yang membagikan bantuan tersebut untuk menanggulangi dampak merebaknya virus Covid-19 di Kabupaten Rembang. Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Rembang  Abdul Hafidz di Balai Desa Pranti, Rabu (13/05/2020).

Dalam keterangannya Bupati menyampaikan, dengan BLT dari dana desa yang diberikan kepada masyarakat sebesar Rp600 ribu, diharapkan dapat digunakan dengan bijak. Utamanya untuk memenuhi kebutuhan pokok berupa beras, telur, minyak dan lainnya. Meski BLT itu sifatnya bebas digunakan untuk apa saja bagi penerimanya, namun jangan digunakan untuk membeli barang di luar kebutuhan pokok. Pasalnya tujuan pemerintah memberikan bantuan itu untuk memberi kesejahteraan bagi masyarakat yang terdampak

“Tujuan pemerintah itu memberikan bantuan agar masyarakat tetap bisa bertahan selama pandemi Corona. Jadi jangan dipakai beli perhiasan maupun membayar hutang. Tujuan pemerintah itu bahan pangan warga selama Covid-19 cukup. Kalau uang Rp 600 ribu buat beli beras, minyak, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya. Dalam satu bulan jika itu sudah bisa dibeli sudah ayem, tujuannya itu supaya ayem,” jelas Abdul Hafidz.

Kepala Desa Pranti Dahlan mengatakan, pengusulan data terdampak Covid-19 dalam BLT di Desa Pranti sebanyak 54 KK. Sedangkan untuk bantuan sosial tunai (BST) dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kemensos RI sebanyak 40 KK dan BST non-DTKS Kemensos sebanyak 59 KK. Sementara keluarga miskin penerima program keluarga harapan (PKH) di Pranti jumlahnya 132 KK.

Pembagian BLT dari dana desa untuk penanganan dampak Covid-19 dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Penerima bantuan berbaris dengan jarak satu meter lebih, kemudian bupati menyerahkan BLT secara simbolis kepada penerima.

Setelah Desa Pranti, rencananya BLT juga akan dibagikan di Desa Sluke Kecamatan Sluke dan Desa Menoro Kecamatan Sedan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Menlu Harap Pemerintah China Komitmen Tuntaskan Kasus ABK WNI

Read Next

Langgar Larangan Mudik, Polda Jatim Sita Puluhan Kendaraan Travel Tanpa Ijin Trayek