Australia Mendesak untuk Diselidiki Asal-usul Virus Corona

Scott Morrison

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/05/2020). Australia mengatakan akan terus mendorong penyelidikan tentang asal-usul virus corona, bahkan jika itu merusak hubungan perdagangan dengan China.

Perdana Menteri Scott Morrison telah dituduh bermain “wakil sheriff” ke Amerika Serikat setelah menyerukan penyelidikan. Pada hari Kamis (14/05/2020), ia menepis kritik.

“Kami selalu independen, kami selalu mengejar kepentingan nasional kami, dan kami akan selalu melakukannya,” katanya kepada wartawan. “Kami akan selalu menjadi warga Australia dalam cara kami terlibat dengan seluruh dunia, dan kami akan selalu berdiri di tanah kami ketika menyangkut hal-hal yang kami yakini dan nilai-nilai yang kami junjung tinggi.”

China telah menangguhkan impor daging sapi dari empat penjagalan dan berencana untuk mengenakan tarif pada jelai Australia, setelah memperingatkan penyelidikan itu dapat membahayakan hubungan perdagangan dua arah.

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu (Provinsi Hubei). Para ahli telah mengidentifikasi penyebab penyakit – ini adalah coronavirus baru. WHO menyatakan wabah itu sebagai keadaan darurat yang penting secara internasional dan memberikan nama resmi penyakit itu – COVID-19. Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data terbaru WHO, Lebih dari 4,2 juta sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 294 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 14 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pandemi Virus Corona Hambat Evakuasi Massal Warga Filipina yang Terdampak Bencana Angin Topan

Read Next

Menlu; 95 Ribu WNI dari Luar Negeri Telah Pulang