Mengapa Lansia Rentan Terinfeksi Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/05/2020). Ilmuwan Amerika telah menjelaskan salah satu gejala paling umum dari infeksi virus corona – hilangnya penciuman. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal ACS Chemical Neuroscience.

Setelah melakukan percobaan pada tikus, para ahli menemukan bahwa infeksi memasuki tubuh dengan bantuan protein yang berkontribusi pada pengenalan bau. Mereka diproduksi di rongga hidung, dan pada orang yang lebih tua lebih banyak protein yang terbentuk daripada yang muda.

Jika mekanisme ini juga berlaku untuk orang, maka penelitian ini juga menunjukkan mengapa orang yang lebih tua lebih rentan terhadap infeksi virus corona, catat para peneliti.

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu (Provinsi Hubei). Para ahli telah mengidentifikasi penyebab penyakit – ini adalah coronavirus baru. WHO menyatakan wabah itu sebagai keadaan darurat yang penting secara internasional dan memberikan nama resmi penyakit itu – COVID-19. Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data terbaru WHO, Lebih dari 4,1 juta sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 285 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 13 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Gratis 17.200 Beasiswa Pelatihan DTS 2020 Online Academy Batch 2

Read Next

Di Thailand, untuk Pertama Kalinya Sejak Awal Epidemi, Tidak Ada Satu Pun Kasus Covid-19