Makanan Khas Bulan Puasa dari Yogyakarta untuk Menu Buka Puasa Keluarga

Makanan Khas Bulan Puasa dari Yogyakarta untuk Menu Buka Puasa Keluarga

Konfirmasitimes.com-Yogyakarta (14/05/2020). Apabila berbicara makanan pastinya semua orang akan tertarik untuk mendengarnnya, karena mengkonsumsi makanan merupakan kewajiban semua orang untuk bertahan hidup. Akan tetapi berbeda ketika sudah memasuki bulan puasa. Banyak orang yang berlomba-lomba untuk menahan lapar dan dahaga mereka hingga waktu magrib tiba. Oleh karena itu ketika waktu berbuka puasa telah tiba diharuskan untuk orang yang berpuasa agar memakan atau meminum sesuatu yang manis

Ada banyak makanan manis yang disajikan ketika bulan ramadhan, mulai dari yang manisan padat hingga cair. Di daerah Yogyakarta sendiri juga banyak tempat menyajikan makanan manis, hal ini dikarenakan Jogja yang terkenal sebagai kota berbau serba manis. Berikut adalah beberapa resep makanan ketika bulan puasa khas Jogja yang bisa dijadikan menu berbuka puasa.

1. Kue Kicak

kue kicak

Kue kicak ini adalah makanan khas yang langka ketika Ramadhan yang ada di Kampung Kauman, Yogyakarta, karena kue ini hanya ada ketika di bulan puasa saja. Kue ini merupakan perpaduan antara ketan dan kelapa muda yang diberikan irisan nangka dan gula putih.

Bahan kue kicak

  • 500 gram beras ketan putih, rendam selama dua jam dan tiriskan
  • ½ butir kelapa, diparut kasar
  • 250 ml air
  • Garam secukupnya
  • 3 lembar daun pandan
  • Daun pisang secukupnya
  • 500 ml santan
  • 5 sendok makan irisan gula merah
  • Tepung beras secukupnya
  • 8 buah nangka, potong dadu

Cara pembuatan kue kicak

Saus kicak

  1. Rebus santan bersama garam, gula merah, daun pandan, dan tepung beras hingga mendidih.
  2. Aduk terus agar santan tidak pecah.
  3. Masukkan potongan nangka, aduk kembali hingga rata.
  4. Koreksi rasanya, lalu rebus hingga matang.
  5. Angkat dan simpan hingga kicak selesai dibuat

Kicak

  1. Campurkan beras ketan putih dan kelapa parut, aduk rata.
  2. Kukus adonan kurang lebih selama 25 menit.
  3. Rebus air bersama dengan garam dan daun pandan. Masukkan beras ketan, aduk hingga air habis.
  4. Angkat, lalu kukus kembali hingga tanak.
  5. Siapkan loyang dan alasi dengan daun pisang, olesi minyak goreng.
  6. Tumbuk halus ketan, selanjutnya masukkan ke dalam loyang dan padatkan.
  7. Keluarkan adonan dari loyang dan potong sesuai selera.
  8. Sajikan dengan saus gula.

2. Thiwul dan Gatot

Thiwul dan Gatot

Kedua makanan ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, karena apabila di suatu toko ada thiwul pasti gatot juga ada. Meski demikian keduanya memiliki cara pembuatan yang berbeda. Thiwul merupakan makanan perpaduan tepung singkong dan gula jawa, yang dimakan dengan parutan kelapa. Sedangkan gatot adalah singkong hasil fermentasi yang berbentuk kenyal kecoklatan yang berasa manis.

Bahan Thiwul dan Gatot

Thiwul

  • 1 kg tepung singkong
  • 1/2 butir kelapa
  • 1/4 kg gula merah
  • secukupnya gula putih
  • secukupnya air
  • 1 lembar kecil Daun pisang

Gatot

  • Singkong
  • Kelapa
  • Garam secukupnya

Cara pembuatan Thiwul dan Gatot

Thiwul

  1. Taruh tepung singkong pada tampah, uleni dengan air sedikit demi sedikit sampai rata, sambil diputar-putar hingga berbentuk bulatan kecil
  2. Parut kelapa, taburi gula putih secukupnya lalu dibungkus dengan daun pisang
  3. Siapkan panci kukus, masukan singkong yg sudah di uleni tadi dan parutan kelapa yg sudah dibungkus ke dalam panci kukus
  4. Sisir gula merah, dan campurkan/aduk rata ke dalam tiwul yang hampir matang, setelah rata kukus kembali sampai matang sempurna
  5. Sajikan bersama parutan kelapa diatasnya.

Gatot

  1. Singkong kupas bersihkan lalu dipotong-potong
  2. Singkong harus difermentasi (tidak pakai ragi apapun) hanya di biarkan terkena hujan dan panas sampai 1 bulan lamanya.
  3. Sampai singkong menjadi hitam agar bisa disimpan lama
  4. Jika mau dimasak rendam dulu satu hari satu malam dengan air. Setelah itu kukus 30 menitan
  5. Beri parutan kelapa dan garam agar rasanya menjadi kenyal

3. Kue Kipo

Kue Kipo

Kue kipo ini adalah makanan khas daerah Jogja yaitu Kota Gedhe, kue ini merupakan sajian tepung ketan yang diisi dengan parutan kelapa dan gula jawa.

Bahan Kue Kipo

Inti Kelapa

  • 100 gram kelapa parut
  • 100 gram gula jawa
  • 50 gram gula pasir
  • 50 ml air
  • 1/4 sdt vanili bubuk
  • Daun pisang secukupnya

Kulit Kipo

  • 250 gram tepung ketan putih
  • 200 ml santan kental dari 150 gr kelapa parut beku + 150 ml air
  • 50 ml air pandan / 2 tetes pasta pandan
  • Secubit garam

Cara Pembuatan Kue Kipo

  1. Cara mengambil santan dari kelapa parut beku : keluarkan kelapa parut beku, diamkan pada suhu ruang hingga tidak beku lagi. Kemudian tuangkan air sebanyak 3/4 gelas (150ml). Lalu peras dan saring. Maka jadilah 1 gelas air santan yg setara dengan 200ml santan kental.
  2. Membuat inti kelapa: tuangkan air kedalam wajan, masukkan gula dan vanili. Masak hingga gula larut.
  3. Setelah larut, masukkan kelapa parut. Aduk rata.
  4. Aduk terus hingga air gula meresap dan kesat. Jangan sampai hangus. Angkat dan sisihkan.
  5. Membuat Kulit: pada mangkuk ukuran sedang, masukkan terigu. Lalu tuangkan air santan, diikuti dengan memasukkan pasta pandan.
  6. Kemudian aduk rata hingga adonan bisa dibentuk. Ambil sedikit adonan, lalu beri isi. Tutup kembali.
  7. Setelah itu panaskan teflon dengan api sedang. Letakkan daun pisang diatasnya. Lalu panggang kue Kipo hingga matang.

Buat yang masih bingung mau buka puasa apa hari ini, yuk cek list menu buka puasa sebulan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Tenaga Kesehatan Bandung Bisa Beristirahat Nyaman di Rumah Singgah

Read Next

Lebaran dengan Bunga Aglonema