Tambah 2 Positif Covid-19 di Gorontalo

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/05/2020). Dalam keterangannya Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 dr. Triyanto Bialangi melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 baru di Provinsi Gorontalo, Rabu (13/05/2020). Dua orang dikonfirmasi positif corona dan satu orang dinyatakan sembuh.

Pasien 20, perempuan berinisial KRD (11 tahun) warga Desa Tumbihe Kecamatan kabila, Kabupaten Bone Bolango. Pasien 20 merupakan anak keenam dari pasien 01 yang sudah dinyatakan sembuh.

Perjananan pasien 20 cukup unik. Ia sempat di rapid dan di swab PCR dengan hasil negatif. Pasien pernah dirawat sejak tanggal 16-23 April lalu. Dilakukan swab pertama ternyata negatif sehingga dipulangkan.

“Tim Gugus Tugas mentracking 19 pasien salah satunya adalah pasien 20 ini. Di rapid saat itu reaktif. Hasilnya reaktif maka diambil swab kembali pada 11 Mei 2020 dan hasilnya positif. Pasien persiapan masuk ke Aloei Saboe,” ujar dr. Triyanto.

Pasien 21, laki-laki berinisil AD (37 tahun) alamat Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 21 diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Sukabumi.

“Pasien 21 dari Sukabumi dengan pesawat ke Makassar dan Manado. Menuju Gorontalo dengan mobil pada tanggal 30 April. Hasil rapid tes 2 Mei hasilnya reaktif. Diambil swab pada tanggal 13 Mei dan dinyatakan positif,” beber Tri.

Sementara itu, pasien 18, perempuan berinisial RI (6 tahun) Dinyatakan sembuh usai pemeriksaan swab PCR dua kali berturut-turut negatif.

Pasien 18 dikonfirmasi positif pada 7 Mei 2020. Ia selanjutnya menjalani pemeriksaan swab PCR ulang pada tanggal 8 dan 13 Mei dengan hasil negatif.

Jadi, sudah ada 21 pasien positif corona di Gorontalo. 13 orang sembuh, tujuh dirawat dan satu meninggal dunia. 

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu (Provinsi Hubei). Para ahli telah mengidentifikasi penyebab penyakit – ini adalah coronavirus baru. WHO menyatakan wabah itu sebagai keadaan darurat yang penting secara internasional dan memberikan nama resmi penyakit itu – COVID-19. Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data terbaru WHO, Lebih dari 4,1 juta sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 285 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 13 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kemlu Pastikan Hak ABK WNI di Kapal China Terpenuhi

Read Next

Diminati Calon Mahasiswa, Program Jarvis Kemenperin Tembus 20 Ribu Pendaftar