WHO Sebut Dimana Pusat Pandemi Covid-19

who

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/05/2020). Margaret Harris , juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam keterangannya pada briefing di Jenewa menyampaikan bahwa Amerika Utara dan Selatan menjadi pusat pandemi COVID-19.

Dia menjelaskan bahwa di kedua benua jumlah kasus infeksi meningkat, dan jumlah terbesar di dunia adalah di AS.

Harris juga melaporkan bahwa virus SARS-CoV-2 hidup di berbagai permukaan selama beberapa hari, sehingga desinfeksi dan mencuci tangan dengan sabun adalah penting.

Menurutnya, petugas kebersihan dan pemulung menjadi pemain kunci dalam perang melawan penyebaran virus corona.

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu (Provinsi Hubei). Para ahli telah mengidentifikasi penyebab penyakit – ini adalah coronavirus baru. WHO menyatakan wabah itu sebagai keadaan darurat yang penting secara internasional dan memberikan nama resmi penyakit itu – COVID-19. Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data terbaru WHO, Lebih dari 4 juta sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 283 ribu orang telah meninggal. Sementara jumlah kasus di AS telah meningkat melebihi 1,29 juta dan lebih dari 78 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 12 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jerman Sebut Cara Mencegah Gelombang Kedua Virus Corona

Read Next

Jumlah Kasus Virus Corona di Swiss Meningkat Menjadi 30.380