Tambah 7 Orang Positif Covid-19 di Riau dari Klaster Sukabumi dan Magetan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/05/2020). Dalam keterangannya Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi menyampaikan, bahwa per tanggal 12 Mei 2020 terdapat penambahan tujuh pasien positif Covid-19 di Riau. Sehingga totalnya di Riau sudah ada 81 kasus Covid-19.

“Pasien ke-75, ke-76, ke-77, ke-78, ke-79, dan ke-80 ini dari klaster kepulangan mahasiswa dari Sukabumi, Provinsi Jawa Barat (Jabar),” kata Indra di Gedung Daerah Provinsi Riau, Selasa (12/05/2020).

dr Indra Yovi menjelaskan, bahwa pasien ke-75 positif Covid-19 di Riau adalah pria berinisial AS (33) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Pasien ke-76 positif Covid-19 di Riau adalah A (34) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Pasien ke-77 positif Covid-19 di Riau adalah F (34) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Pasien ke-78 positif Covid-19 di Riau adalah R (34) yang merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Pasien ke-79 positif Covid-19 di Riau adalah EW (33) yang merupakan warga Kuansing dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Pasien ke-80 positif Covid-19 di Riau adalah RS (32) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Sedangkan, pasien ke-81 adalah S (13) dari klaster kepulangan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Magetan, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Yang mana, S (13) merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Tujuh kasus baru ini merupakan pengembangan dari tracing kasus positif Covid-19 dari klaster Jawa Barat dan Magetan. Ini klaster yang besar-besar,” kata Indra.

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu (Provinsi Hubei). Para ahli telah mengidentifikasi penyebab penyakit – ini adalah coronavirus baru. WHO menyatakan wabah itu sebagai keadaan darurat yang penting secara internasional dan memberikan nama resmi penyakit itu – COVID-19. Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data terbaru WHO, Lebih dari 4 juta sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 283 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 12 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Dr. Frietz R.Tambunan: Penulis, Rektor, cum Imam Katolik itu telah Pergi

Read Next

Anggota DPR RI; Wacana Pemerintah Longgarkan PSBB Tidak Tepat