Di Kutai Timur; Wartawan dan Tim Gugus Tugas Jalani Rapid Test Sebagai Antisipasi Terpapar Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/05/2020). Sebagai upaya antisipasi dari paparan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sebanyak 30 orang pengurus Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Timur (Kutim), Selasa (12/05/2020), mengikuti tes rapid yang dilaksanakan tim medis Gugus Tugas Covid-19 Kutai Timur. Tidak hanya bagi pengurus Gugus Tugas Covid-19 Kutim, pelaksanaan tes rapid kali ini juga diikuti oleh 10 orang wartawan yang bertugas di wilayah Kutim.

Dalam keterangannya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Bahrani Hasanal menyebutkan jika pelaksanaan tes rapid kepada pengurus Gugus Tugas Covid-19 Kutim ini sebagai bentuk antisipasi paparan Covid-19. Pasalnya, pengurus Covid-19 Kutim kerap menggelar pertemuan evaluasi rutin dan sebagian juga kerap turun langsung ke lapangan. Termasuk dengan wartawan, yang masuk golongan rentan terpapar Covid-19.

“Hari ini kita laksanakan Rapid Tes kepada pengurus Gugus Tugas Covid-19 Kutim, mulai dari Sekretaris Gugus Tugas, Asisten, dan sejumlah anggota, termasuk TNI dan Polri, dengan jumlah total 30 orang. Sementara teman-teman wartawan yang kesehariannya bertugas di Kutim juga mengikuti tes rapid, sebab wartawan kami anggap juga termasuk golongan yang rentan terpapar Covid-19. Untuk tahap pertama kami siapkan untuk 10 wartawan, sementara sisanya akan menyusul pada tahap berikutnya,” kata Bahrani.

Lanjut Bahrani, dirinya berharap jika hasil rapid tes terhadap pengurus Gugus Tugas Covid-19 dan wartawan Kutim yang dilaksanakan saat ini, hasilnya non reaktif atau negatif. Namun jika memang nantinya ada yang diperoleh hasilnya reaktif, baik reaktif IgG maupun IgM, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan isolasi di rumah sakit dan dilakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) Swab.

“Semoga hasilnya (rapid tes, red) non reaktif. Tapi jika reaktif, maka akan kami ambil tindakan. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan isolasi di RUSD (Rumah Sakit Umum Daerah, red) Kudungga, dan dilakukan tes PCR (PCR (Polymerase Chain Reaction, red) atau tes swab,” jelas Bahrani.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Seluruh Pos Pantau Covid-19 Ponorogo, Dihentikan Operasinya

Read Next

Tak Ada Daging Celeng di Pasar Kota Bandung Berdasarkan Hasil Sidak