Kadiskes Riau: Hilangkan Stigma Rapid Tes Positif

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/05/2020). Kepala dinas kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengimbau masyarakat untuk menghilangkan stigma bahwa jika hasil rapid tes positif, orang tersebut sudah dipastikan positif terkena Covid 19 atau virus corona. Pasalnya, rapid tes hanya berfungsi sebagai screening.

“Rapid tes bukan diagnostik, tetapi sebagai screening atau penyeleksi antara orang yang berpotensi atau tidak berpotensi terinfeksi virus corona,” kata Mimi, Senin (11/05/2020).

Dijelaskan Mimi, bahwa hasil rapid tes positif pada seseorang tidak serta merta membuktikan bahwa yang bersangkutan adalah positif corona. Karena, pemeriksaan untuk mengetahui seseorang positif corona atau tidak itu yakni dengan menggunakan alat PCR.

“Ini penting diketahui masyarakat, untuk menghindari stigma terhadap orang yang dinyatakan positif dari hasil rapid tes,” sebutnya.

Mimi kembali menjelaskan, bahwa hasil rapid tes negatif, bukan berarti yang bersangkutan juga terbebas dari virus corona. Namun harus kembali dilakukan rapid tes dengan jangka waktu 10 hari.

“Bila tes kedua hasilnya masih menunjukkan negatif, berarti yang bersangkutan memang negatif corona. Namun jika positif, maka akan langsung dilakukan tes PCR,” ujarnya.7

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Mulai Hari Ini, KAI Operasikan Kereta Api Luar Biasa (KLB)

Read Next

PSBB ; Surabaya Raya Diperketat, Malang Raya Lebih Siap