Jelang PSBB Di Berlakukan, Pembahasan Draf Perbup Dan Perwali Malang Raya Di Kebut

Konfirmasitimes.com-Surabaya (11205/2020). Pemprov Jatim dan Pemda di Malang Raya kebut pembahasan Draf Perbup(Peraturan Bupati) dan Perwali (Peraturan Walikota)  jelang diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Malang Raya.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Heru Tjahjono mengatakan substansi dari draft pembuatan perwali atau perbup harus mengacu pada aturan PSBB milik Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 serta Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 18 Tahun 2020 sebagaimana diubah dengan Pergub No 21 Tahun 2020.

Mantan Bupati Tulungagung dua periode ini mengatakan,  PSBB khusus Malang Raya diharapakan bisa memasukkan poin poin yang lebih detail dibandingkan PSBB yang sudah dilaksanakan seperti yang ada di Surabaya Raya. Alasannya, karena secara personil dan kesiapan petugas di kawasan Malang Raya sudah melakukan pembatasan secara lokal sebelum dilaksanakannya PSBB.

Nantinya, lewat perbup/perwali yang akan dilaksanakan di Malang Raya bisa dimasukkan beberapa poin pembatasan lebih detail.  Salah satu contohnya,  untuk kawasan di area pasar pasar tradisional,  perumahan perumahan penduduk hingga tempat berjualan pusat aktifitas masyarakat. 

“Dalam perbup/perwali tersebut bisa dimasukkan poin yang lebih detail seperti keberadaan pasar tradisional bisa dipindah ke area yang lebih luas seperti lapangan dengan jarak pembatasan yang telah diatur seperti yang terjadi di lapangan Makodam V Brawijaya, ” terangnya, Senin (11/5/2020).

Tak hanya itu,sambung Heru, titik check point juga harus dilakukan secara detail. Baik kendaraan maupun masyarakat dari dan menuju Malang Raya harus dilakukan aturan penengakan aturan secara tegas agar masyarakat bisa memahami sebelum memasuki kawasan PSBB Malang Raya. 

Sekdaprov Jatim juga menyatakan, pelaksanaan PSBB juga harus diikuti oleh pendirian dapur umum di masing-masing wilayah jika disetujui Kemenkes RI. Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid-19 di Malang Raya,  Pemprov Jatim akan memberikan bantuan lewat bantalan sosial, dimana kewenangannya akan diserahkan langsung kepada Bupati/Walikota.

Sementara itu, Kepala Biro  Operasi (Karo Ops) Polda Jatim Kombes Pol Firman mengungkapkan bahwa, pelaksanaan PSBB di Malang Raya jika disetujui oleh Kemenkes harus lebih detail dengan memasukkan poin-poin yang jelas sehingga mata rantai penularan Covid-19 bisa diputus. 

“Penyusunan SOP Pergub/Perwali wilayah yang melaksanakan PSBB di Malang Raya ini harus lebih detail dan jelas. Tujuannya, agar para anggota yang berada di lapangan bisa lebih tegas bertindak,” ungkapnya.

Ia mengatakan, ketika nanti pelaksanaan PSBB Malang Raya dilaksanakan, maka akan ada waktu selama tiga hari untuk dilakukan sosialisasi dan imbauan. Serta dilanjutkan dengan teguran dan tindakan.  Pihaknya menyebut, jajaran Polres Malang sebelum pelaksanaan PSBB juga telah melakukan pencegahan penyebaran melalui penyemprotan dan pembubaran kegiatan kerumunan di masyarakat. Tak hanya itu, jajaran Polres Malang juga terus aktif menyosialisasikan sosial distancing maupun physical distancing.

“Semoga pelaksanaan PSBB di Malang Raya ini dapat mencegah penyebaran Covid-19 ini,” jelasnya. 

Sedangkan Danrem 083 Kol. Inf Zainuddin mengatakan, untuk memutus penyebaran Covid-19 di Malang Raya membutuhkan komitmen maupun kepedulian diri yang tinggi.  Ia menyebut, perlu adanya kesadaran kolektif kepada masyarakat lewat edukasi untuk lebih melakukan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS).

Menurutnya, membangun kesadaran kolektif bisa dimulai dari tingkat masyarakat bawah seperti RT/RW harus mampu mengendalikan dan menginformasikan kepada masyarakat.

“Jadi ujung tombak dari membangun kesadaran kolektif adalah RT/RW yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa.  Sistem ketahanan wilayah yang berbasis masyarakat inilah yang akan menjadi kesuksesan pelaksanaan PSBB di Malang Raya,” tutupnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Rumah Sakit Rujukan Di Papua Mulai Kewalahan Tangani Pasien Corona

Read Next

Perjalanan Jauh Dibolehkan Dengan Syarat Ketat