Empat Orang Meninggal Dunia, Bupati Batang Minta Waspada DBD

Konfirmasitimes.com – Jakarta (12/05/2020). Pandemi Covid-19 memang sudah menjadi bencana global, 973 korban meninggal dunia karena virus Corona dari wuhan Cina di Indonesia.

Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kasus kematian karena Covid-19 masih rendah dibandingkan dengan kasus kematian karena Demam Berdarah Dengue (DBD).

Bupati Batang Wihaji meminta warganya untuk meningkatkanakan kewaspadaan kasus DBD. Karena kasus kematianya di Kabupaten Batang, lebih banyak jika dibandingkan dengan Covid-19.

Di tahun ini jumlah kasus kematian karena DBD sudah 4 orang, kasus Covid-19 hanya 1 orang meninggal dunia. Berharap kita harus waspada terhadap DBD.

“Jangan sampai ini memperburuk Covid-19 di Batang,” kata Bupati Batang Wihaji saat Rapat Evaluasi Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Abirawa, Kabupaten Batang, Senin (11/05/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Muchlasin mengatakan, Kasus DBD yang terdata di Dinas Kesehatan mulai Januari hingga April 2020 menerima 180 kasus, adapun yang meninggal dunia sudah ada 4 orang.

“Dari Kasus DBD yang meninggal 4 orang terbanyak di kota Batang yang usianya masih anak-anak,” jelasnya.

Antisipasi wabah tersebut, Dinas Kesehatan Batang melalui Puskesmas meminta penyuluhan untuk kebersihan dan pembersihan sarang nyamuk dengan pengasapan atau fogging.

“Sebenarnya DBD di Batang kasus kematiannya lebih banyak, tapi akhirnya ditutup Covid-19. Karena menganggap Demam Berdarah itu sudah biasa,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

PSBB ; Surabaya Raya Diperketat, Malang Raya Lebih Siap

Read Next

Bantuan Terdampak Covid-19 Tak Merata, Nasib Guru Pondok Pesantren di Jatim Memprihatinkan