Belgia Mulai Mengizinkan Toko Dibuka Kembali

belgia corona virus

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/05/2020). Belgia mengambil langkah besar dalam merelaksasi kebijakan lockdown karena virus corona dengan membuka toko di bawah pengamanan yang ketat.

Bahkan tetap saja, transportasi umum di ibu kota Brussels dilanda pemogokan karena pengemudi bus tidak merasa aman di bawah tindakan pencegahan virus saat ini.

Otoritas sebelumnya mengizinkan orang untuk memulai pertemuan dengan empat kerabat atau teman dekat, yang memungkinkan banyak keluarga merayakan Hari Ibu yang dibatasi. Beberapa rumah sakit mulai merawat pasien dengan masalah yang tidak mendesak dan gedung pengadilan dibuka lagi untuk bisnis terbatas.

Sebagai informasi, sejauh ini Belgia termasuk negara dengan angka persentase kematian tertinggi di dunia, yakni termasuk peringkat pertama dengan nilai persentase lebih dari 16 persen.

Menurut data terbaru CSSE John Hopkins University, jumlah kasus virus corona di Belgia sebanyak 53.449 kasus, 8.707 meninggal dan 13.697 sembuh.

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu (Provinsi Hubei). Para ahli telah mengidentifikasi penyebab penyakit – ini adalah coronavirus baru. WHO menyatakan wabah itu sebagai keadaan darurat yang penting secara internasional dan memberikan nama resmi penyakit itu – COVID-19. Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data terbaru WHO, Lebih dari 4 juta sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 278 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 11 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Makin Banyak, ODP Melebihi 294.000 Orang, PDP 31.994 dan Positif 14.265 Orang

Read Next

Rumah Sakit Rujukan Di Papua Mulai Kewalahan Tangani Pasien Corona