Malaysia Perpanjang Kebijakan Kontrol Gerak Selama Sebulan

Malaysia Terus Mengalami Penurunan Angka Kasus Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/05/2020). Dalam keterangannya Perdana Menteri Muhiddin Yassin menyampaikan bahwa Pihak berwenang Malaysia telah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan kontrol gerakan, diterapkan sebagai tindakan pembatasan utama karena COVID-19, hingga 9 Juni, menurut New Straits Times.

“Terlepas dari kenyataan bahwa kami berhasil mencapai perubahan yang menggembirakan dalam memerangi pandemi COVID-19 , implementasi beberapa langkah tetap diperlukan untuk mengekang penyebaran (penyakit – red),” kata Muhiddin Yassin.

Suatu kebijakan yang melarang pergerakan warga di seluruh negara dan membatasi gerakan di dalam negara bagian pada awalnya diterapkan di Malaysia dari 18 Maret hingga 31 Maret. Pihak berwenang memperpanjangnya tiga kali: pertama sampai 14 April, lalu sampai 28 April, dan kemudian sampai 12 Mei. Pada akhir April, pihak berwenang mengurangi dampak sebagian dari tindakan pembatasan.

Selain itu, sejak 4 Mei, hampir semua sektor ekonomi Malaysia telah kembali bekerja. Pada saat yang sama, sebagian besar acara, seperti konser, jamuan makan, acara keagamaan, dan pertemuan, masih dilarang. Sekolah-sekolah di negara itu masih ditutup.

Menurut data terbaru, 6.589 kasus virus corona telah terdeteksi di negara ini. 108 orang meninggal, 492 pasien sudah sembuh.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 10 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Seoul Menutup Bar dan Klub karena Kekhawatiran Gelombang Kedua

Read Next

Dokter Peringatkan Risiko Efek Virus Corona yang Parah