Dapur Lapangan OASE dan Dharma Pertiwi Siapkan 2.225 Nasi Kotak Untuk Warga

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/05/2020). Dalam rangka membantu warga terdampak Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dan Dharma Pertiwi melaksanakan bantuan kemanusiaan dengan menyiapkan 2.225 makanan siap saji berupa takjil dan nasi kotak.

Bantuan kemanusiaan OASE KIM dan Dharma Pertiwi yang dilaksanakan di wilayah DKI Jakarta, dimulai sejak tanggal tanggal 7 Mei 2020 dan akan berakhir pada tanggal 20 Mei 2020.

Komandan Wing 1 (Danwing 1) Paskhas Kolonel Pas Ahmad Sonawar Solikul Qodri, Minggu (10/5/2020) mengatakan bahwa personel yang terlibat dalam bantuan kemanusiaan OASE KIM dan Dharma Pertiwi sebanyak 75 orang, terdiri dari Koordinator Lapangan 1 orang, Personel Dapur Lapangan (24 orang Yonko 461 Paskhas, 12 orang Yonko 467 Paskhas, 12 orang Denmatra 1 Paskhas, 12 orang Denhanud 471 Paskhas), Pengemudi 4 orang, Kesehatan 5 orang serta Intel 5 orang.

Menurut Danwing 1 Pakhas, “bahan-bahan makanan di dapur lapangan yang di masak untuk 2.225 nasi kotak setiap hari, diantaranya 375 kg beras, ayam, ikan, telur, tempe dan sayur-sayuran. Sedangkan untuk takjil ada tiga macam yaitu kolak pisang, ubi dan bubur kacang ijo. “Bahan makanan yang dimasak ada yang dikirim oleh OASE KIM dan Dharma Pertiwi, namun ada juga yang dibeli sendiri,” ucapnya.

“Dropping oleh OASE dan Dharma Pertiwi yaitu beras, sayur-sayuran, gula pasir/merah, bawang merah/putih, cabe merah/hijau, merica, minyak goreng, kecap, garam, penyedap rasa, kara/santan, tomat, telur, pisang, ubi dan kacang hijau. Bahan makanan beli sendiri meliputi ayam, tepung, bumbu dapur, tepung kobe, kemiri, tumbar, ikan laut dan mie telur,” terangnya.

Dapur lapangan OASE KIM dan Dharma Pertiwi yang dipusatkan di Markas Batalyon Komando 461 Wing 1 Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jaktim, dikelola langsung oleh Prajurit TNI dalam hal ini Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU.

Untuk menjamin higienis  makanan yang disajikan, personel yang berada di dapur lapangan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku seperti diwajibkan untuk memeriksa suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan dapur.

Selain itu disiapkan juga cuci tangan maupun sanitizerprotokol kesehatan termasuk di dalam kegiatan memasak masing-masing orang menjaga jarak.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Warga WA Belum Terima Bantuan, Gubernur Gorontalo Langsung Sidak Lokasi

Read Next

UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 DI PROVINSI BALI – MINGGU, 10 MEI 2020