Pakistan Mencabut Kebijakan Lockdown Di Tengah Lonjakan Kasus Virus

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/05/2020). Pakistan telah mulai menghapus kebijakan lockdown yang selama berminggu-minggu telah diberlakukan untuk mengekang penyebaran virus corona.

Per 9 Mei 2020, pihak berwenang Pakistan melaporkan lonjakan besar dari 1.637 kasus yang naik menjadi 27.474 dengan 24 kematian baru, jadi secara total sebanyak 618 orang telah meninggal dunia disebabkan oleh virus corona.

Tentara-tentara yang mengawasi pos-pos pemeriksaan pinggir jalan bersama dengan polisi sejak akhir Maret ketika lockdown itu diberlakukan, terlihat berangkat ke barak mereka di ibukota, Islamabad dan di tempat lain di negara itu pada hari Sabtu (09/05/2020).

Perkembangan terakhir terjadi dua hari setelah perdana menteri Imran Khan mengatakan dia mengakhiri penutupan secara bertahap karena pemerintahnya tidak mampu secara finansial membantu jutaan orang yang mengandalkan penghasilan harian mereka untuk bertahan hidup dan memberi makan keluarga mereka.

Khan mengatakan dia mencoba untuk membantu keuangan negara miskin di tengah pandemi, tetapi dia tidak dapat mendukung semua orang yang kehilangan pekerjaan karena lockdown. 

Sejauh ini, Khan telah tunduk pada tekanan dari lembaga ulama yang kuat di negara itu dengan membiarkan masjid tetap terbuka, bahkan ketika jumlah kasus baru telah meningkat.

Pada 31 Desember 2019, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,8 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 265 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 09 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Makin Banyak, ODP Melebihi 246.000 Orang, PDP 29.690 dan Positif 13.645 Orang

Read Next

Syarat Jadi Penumpang Lion Air Selama Pandemi Covid-19