Beraksi Pada Banyak Tempat Di Surabaya, Lima Pelaku Curas Dibekuk Polisi

Konfirmasitimes.com-Surabaya (10/05/2020). Unit Reserse Kriminal  (Reskrim) Polisi Sektor Pabean Cantikan Surabaya mengamankan lima pelaku tindak pidana kriminalitas jenis curas (pencurian dengan kekerasan) yang meresahkan masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Lima pelaku tersebut antara lain berinisial SF (20 tahun), AGS(27 tahun), AD (30 tahun), JH (30 tahun) dan SP (25 tahun) yang kesemuanya adalah warga Surabaya.

Kepala Unit Reskrim Polisi sektor Pabean Cantikan Surabaya Ajun Komisaris Polisi Hendri Subandrio mengatakan modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka dalam menjalankan aksinya yaitu  para tersangka secara berpasangan menggunakan sepeda motor mencari mangsa untuk sasaran perampasan.”Ketika ada peluang mereka langsung melakukan aksinya, yaitu dengan menarik atau merampas tas yang ada di badan korban,”ungkapnya dikantornya, Sabtu (09/05/2020).

Hendri mengatakan setelah berhasil para pelaku Kembali kerumah jalan Genting Tambak dalam no 77 Surabaya dimana di dalam rumah uang dan ponsel yang ada di dalam tas hasil kejahatan mereka diambil.” Hasilnya dibuang untuk pesta sabu dan tasnya disimpan oleh mereka,”jelasnya.

Sedangkan kronologis kejadian aksi dari para pelaku curas tersebut, lanjut Hendri, adanya informasi masyarakat kalau ada kejadian penjambretan  diwilayah hukumnya.

“ Agggota kami terjunkan untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mendapat informasi kalau para pelaku jambret sedang berkumpul di jalan Genting Tambak Dalam Surabaya. Langsung kami lakukan lidik di tempat itu,” lanjutnya.

Setelah dilakukan lidik, sambung Hendri, langsung dilakukan penggrebekan dan penggeledahan di rumah tersebut.”Dalam penggeledahan di rumah tersebut, kami dapati sejumlah barang bukti antara lain 1 unit sepeda motor Honda Vario dengan nopol L 2619 YM,1 unit sepeda motor Yamaha MIO SOUL  warna hitam dengan nopol L 5782 DW, 1 Unit sepeda motor Suzuki Satria warna hitam dengan nopol W2610 VG, 1 unit sepeda motor Vario Merah dengan nopol L 5336 ST,” jelasnya.

Selain mengamankan sejumlah unit sepeda motor tersebut, lanjut Hendri, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain 1 buah tas cangklong dan SIM C.” Tak lupa juga dalam penggeledahan tersebut kami juga mendapatkan 1 buah pipet kaca yang diatasnya terdapat sabu.

Diterangkan oleh Hendri, dari pemeriksaan para tersangka, mereka mengakui kalau sepeda motor Honda Vario dengan nopol L 2619 YM merupakan hasil perampasan di perempatan jalan Waspada, jalan Bongkaran pada hari Selasa tanggal 28 april 2020 pada pukul 01.00 WIB.” 1 buah tas cangklong warna ungu berisi 7 kartu BPJS dan 3 pas foto merupakan hasil kejahatan kelima pelaku,” lanjutnya.

Kemudian, sambung Hendri, kelima pelaku juga melakukan aksi perampasan di jalan Kembang Jepun Surabaya pada tanggal 05 Mei 2020 pada pukul 02.00 WIB. Dalam aksi tersebut, diamankan barang bukti sebuah tas berwarna pink denga nisi sim C dan STNK milik korban.” Sedangkan saat melakukan aksi perampasan di jalan Kalianak Surabaya, mereka berhasil merampas sepeda motor Honda Vario dengan nopol L 2619 YM,1 unit sepeda motor Yamaha MIO SOUL  warna hitam dengan nopol L 5782 DW, 1 Unit sepeda motor Suzuki Satria warna hitam dengan nopol W2610 VG. Sedangkan  1 unit sepeda motor Vario Merah dengan nopol L 5336 ST merupakan alat mereka dalam menjalankan aksinya,”terangnya.

Selain melakukan aksi d lokasi-lokasi tersebut, sambung Hendri, para tersangka juga mengaku telah melakukan aksi disejumlah tempat di Surabaya dan sekitarnya.

Sementara itu, untuk mempertanggungjawabkan aksinya, para tersangka akan dijerat dengan pasal 112(1) UU No 35 tahun 2009 tentang psikotropika dan pasal 365 KUHP dengan sanksi pidana maksimal lima tahun penjara.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lapas Palangka Raya Produksi APD Bentuk Partisipasi Lawan Corona

Read Next

Tambah Dua Positif Covid-19 di Riau Total Pasien Corona 71 Orang