Pembagian Takjil Gratis Ditengah Pandemi Virus Corona

Konfirmasitimes.com – Jakarta (09/05/2020). Suryanata Al Islami Ketua KPU Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Novita Sugiharti pemilik Delta Cathering, dan Rio Prayugo pemilik Delta Travel menggelar takjil gratis selama Ramadan.

Program takjil gratis ini telah diselenggarakan sejak hari puasa pertama, Jumat (24/04/2020) dan masih berlanjut hingga sekarang.

Dalam keterangannya Suryanata menyampaikan bahwa ide berbagi takjil secara gratis ini guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

“Sebelum masa pandemi, sudah menjadi kebiasaan umat muslim selama bulan Ramadan adalah menitipkan takjil ke masjid-masjid. Tapi berbeda dengan tahun ini, akhirnya dilakukan diskusi dengan keluarga dan jadilah kesepakatan untuk membagikan takjil secara gratis kepada masyarakat dengan menaruh didepan meja rumah,” kata Suryanata. 

Respon sangat positif terlihat dari antusiasme dari keluarga dan masyarakat sekitar sangat tinggi. Dari awalnya hanya satu meja yang dipajang didepan rumah, sekarang sudah mencapai dua meja. Makanan takjil juga bervariasi, dari makanan ringan hingga makanan berat.

Hal yang sama dilakukan oleh Rio dan Novi yang menyiapkan takjil gratisdi depan kantor Delta Tavel. Tidak hanya takjil tapi mereka juga membagikan sabun cuci tangan gratis. Pada hari pertama, mereka mendapatkan santunan berupa masker dan Komunitas Kita Peduli guna dibagikan kepada masyarakat. 

Uniknya, di Rio dan Novi membuatkan menu khusus hidangan dari Makassar berbahan dasar kepala ikan setiap tiga hari sekali. 

Mereka bertiga menerapkan sistem “Siapa saja boleh mengambil, siapa saja boleh mengisi”. “Harapannya dari kalangan apapun dapat menikmati takjil yang mereka sediakan. Dan, masyarakat yang ingin berbagi makanan-minuman dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai wadah bersedekah,” jelas Novi. 

Kegiatan ini dibuka dari ba’da ashar hingga semua takjil habis.

Mereka juga dibantu relawan dari siswa sekolah dan masyarakat sekitar membagikan takjil kepada masyarakat dan pembagian takjil ini sesuai dengan protokol kesehatan anjuran dari pemerintah.

Pada 31 Desember 2019, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,75 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 259 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 08 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

PSBB Palangka Raya Disetujui Menkes

Read Next

Kemitraan Ekonomi Komprehensif Antara Indonesia dan Australia akan Berlaku Efektif 5 Juli 2020