KDRT di Eropa Tercatat Meningkat Selama Pandemi Virus Corona

KDRT di Eropa Tercatat Meningkat Selama Pandemi Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/05/2020). Komisi Eropa mencatat peningkatan skala besar dalam kekerasan rumah tangga di negara – negara Uni Eropa di tengah pembatasan dalam perang melawan pandemi COVID, kata Wakil Presiden Eksekutif EC Franz Timmermans dalam konferensi video.

“Kami melihat peningkatan besar dalam kekerasan rumah tangga di seluruh Uni Eropa selama langkah-langkah sosial yang menjauhkan diri,” kata Frans.

Di Uni Eropa, dan juga di seluruh dunia, larangan dan peraturan berskala besar telah diterapkan di bidang kehidupan sosial ekonomi untuk memerangi penyebaran COVID-19. 

Di antara mereka, di berbagai negara ada pembatasan perdagangan, larangan operasi restoran dan hotel, penutupan lembaga pendidikan, pemindahan karyawan perusahaan ke pekerjaan jarak jauh yakni bekerja dari rumah, penutupan perbatasan, termasuk pembatasan komunikasi udara dan darat, pergerakan di sepanjang jalan dan antar kota.

Pada 31 Desember 2019, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,75 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 259 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 08 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Puncak Epidemi Virus Corona di Belanda Telah Berlalu

Read Next

Di Spanyol, Kucing Pertama Terdeteksi Positif Virus Corona