16 Warganya Positif Covid-19; Brebes Berlakukan PKM

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/05/2020). Pemerintah Kabupaten Brebes akhirnya menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) setelah 16 orang warganya dinyatakan positif Covid-19. PKM akan berlangsung selama 28 hari terhitung sejak 6 Mei 2020.

Dalam keterangannya Bupati Brebes Idza Priyanti menyampaikan, pemberlakuan PKM merupakan sikap tegas dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

“Mulai 6 Mei, pemkab menetapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kabupaten Brebes,” kata Idza saat menggelar jumpa pers di ruang rapat Bupati Operation Room Setda Brebes, Rabu (06/05/2020).

Langkah yang diambil tersebut seperti yang telah dilakukan Kota Semarang. Ketentuan ini juga telah disinergikan dengan TNI, Polri, dan elemen lainnya. Sehingga, masyarakat harus mengikuti aturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

Diterangkannya, sederet aturan yang berlaku di antaranya, penghentian pelaksanaan kegiatan di sekolah dan atau institusi pendidikan lainnya. Kedua, pembatasan kegiatan bekerja di tempat kerja. Ketiga, pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah. Keempat, pembatasan kegiatan di tempat umum, kelima, pembatasan kegiatan sosial dan budaya, serta keenam pembatasan pergerakan orang menggunakan moda transportasi.

Selama pemberlakuan PKM, setiap orang wajib melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau cairan penyanitasi tangan (hand sanitizer) setelah melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, menggunakan masker di luar rumah dan melaksanakan pembatasan sosial (Social Distancing) dan pembatasan fisik (Physical Distancing).

“Masyarakat harus patuh, yakni wajib menggunakan masker. Dari 297 desa dan kelurahan, sudah merealisasikan pembelian masker untuk satu orang satu masker,” paparnya.

Idza, yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Brebes, menambahkan 16 orang yang terpapar Covid-19 adalah alumni Ijtima Gowa Sulawesi Selatan. Sebelumnya, dari hasil tes swab hanya ada satu orang yang terkonfirmasi positif. Namun pada Rabu (06/05/2020) bertambah 15 orang.

“Sehingga jumlah yang terkonfirmasi positif total ada 16 orang yang semuanya klaster Alumni Ijtima Gowa,” kata Idza.

Idza menambahkan, pemeriksaan swab yang dikirim sampai 4 Mei 2020 sebanyak 50 orang. Sedangkan hasil yang sudah diketahui ada 41 orang. Di antaranya pasien transmisi lokal 20 orang dengan hasil negatif.

“Dan untuk alumni Ijtima Jamaah Gowa sebanyak 23 orang yang di swab. Yang sudah turun sebanyak 21 orang dengan hasil 16 orang positif, sebanyak lima orang negatif, dan dua orang hasil swab nya belum keluar,” kata Idza.

Pada 31 Desember 2019, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,75 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 259 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 08 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

UN Ditiadakan, PPDB Online 2020 Dengan Nilai Raport karena Pandemi Virus Corona

Read Next

Proyek Penjualan Paket Lebaran Dinilai Tidak Efektif