Di Taman Singapura, Robot Akan Mendesak Orang Untuk Menjaga Jarak

Di Taman Singapura, Robot Akan Mendesak Orang Untuk Menjaga Jarak

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/05/2020). Pihak berwenang Singapura meluncurkan proyek percontohan di salah satu taman di negara itu, dalam kerangka yang direncanakan untuk memberikan informasi kepada orang-orang tentang perlunya menjaga jarak yang aman karena virus corona COVID-19 dengan bantuan Spot robot berkaki empat, menurut Badan Teknologi Singapura.

Menurut pernyataan kementerian itu, pada 8 Mei, robot berkaki empat akan mulai berjalan di bagian tiga kilometer di taman Bishan-Ang Mo Kio “selama jam-jam paling tidak sibuk”. Robot akan “menyiarkan pesan rekaman untuk mengingatkan pengunjung taman tentang langkah-langkah untuk menjaga jarak yang aman.” 

Selain itu, robot yang dilengkapi dengan kamera akan mengumpulkan informasi untuk memperkirakan jumlah pengunjung ke taman. Kamera-kamera ini tidak akan digunakan untuk melacak atau mengenali orang dan mengumpulkan data pribadi.

Proyek percontohan diharapkan berlangsung dua minggu. Jika berhasil, pihak berwenang akan mempertimbangkan kemungkinan menggunakan robot di taman selama jam sibuk di pagi dan sore hari. 

Selain itu, robot selanjutnya bisa juga dikirim ke taman lain di Singapura.

Pihak berwenang Singapura sejak 5 Mei memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan beberapa perusahaan. Pusat pengobatan tradisional Tiongkok juga turut dibuka. 

Warga Singapura bisa berolahraga di wilayah kondominium pribadi, sementara kolam renang dan pusat kebugaran akan tetap ditutup. 

Pada 8 Mei, lebih dari 21 ribu kasus infeksi virus corona terdeteksi di negara itu, 20 orang meninggal. Siang hari jumlah kasus berjumlah 768 orang.

Pada 31 Desember 2019, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,75 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 259 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 08 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Presiden IPU; Negara-negara Harus Bersatu Perang Melawan Pandemi Virus Corona

Read Next

Puncak Epidemi Virus Corona di Belanda Telah Berlalu