Maluku Akan Buka Akses Transportasi 10 Mei 2020 Ditengah Pandemi Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/05/2020). Pemerintah Provinsi Maluku mengambil langkah-langkah mengantisipasi masuknya orang ke Maluku mengingat kebijakan pemerintah pusat yang membuka kembali lalu lintas perhubungan baik laut, darat maupun udara.

Dalam keterangannya Pemerintah Provinsi Maluku telah melakukan rapat, Kamis (07/05/2020) dengan beberapa instansi terkait seperti PT. Angkasa Pura I, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Lanud Pattimura, Lantamal IX Ambon, Kodam XVI Pattimura dan pihak-pihak lainnya guna mengatur kebijakan terkait hal tersebut.

Sekda Provinsi Maluku yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengungkapkan Untuk provinsi Maluku sendiri pelayanan perhubungan komersial akan dimulai pada tanggal 10 Mei 2020.

“Jadi nanti pada tanggal 10 Mei 2020 ini, sudah ada perhubungan komersil dari dan ke Ambon. Kita di Maluku tentunya mengikuti saja, karena ini adalah kebijakan nasional yang adalah penjabaran dari Permenhub Nomor 25 Tahun 2020” tutur Kasrul Selang.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Daniel Pasodung menyatakan untuk transportasi udara, pelaksanaannya tetap mengacu pada aturan yang telah ditetapkan. “Penumpang Penerbangan komersial harus sesuai pedoman perjalanan udara, dengan dilengkapi berbagai dokumen termasuk hasil tes bebas Covid-19” kata Daniel.

Dalam kesempatan yang sama, Randy yang mewakili PT. Angkasa Pura I menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa maskapai penerbangan terkait rencana beroperasinya kembali moda transportasi udara. “Maskapai yang sudah konformasi antara lain Garuda, Lion Air, Batik Air dan ada juga 3 pesawat Wings Air untuk tujuan Saumlaki, Langgur, dan Dobo” kata Randy.

Rapat tersebut juga melibatkan Dinas Pariwisata Kota Ambon dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), guna membicarakan mengenai bagaimana penanganan tamu yang nantinya akan menginap di hotel.

Rapat ditutup seusai membicarakan mekanisme penanganan bagi pelaku perjalanan agar sesuai protokol kesehatan. “Untuk mereka yang akan melakukan perjalanan mulai tanggal 10 Mei 2020 nanti, tentunya harus memenuhi syarat-syarat seperti minimal ada hasil Rapid Test dengan hasil negatif atau sehat, melakukan perjalanan dalam rangka dinas atau tugas dan bisnis, serta harus ada surat tugas,” kata Kasrul Selang.

Pada 31 Desember 2019, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,75 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 259 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 08 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hai Bunda, Begini Caranya agar Anak tidak Kecanduan Gawai, Apalagi Sampai Tantrum

Read Next

UN Ditiadakan, PPDB Online 2020 Dengan Nilai Raport karena Pandemi Virus Corona