Tambah 3 Positif Pada Tenaga Medis, Bupati Batang Akan Asesmen RS QIM

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/05/2020). Dalam keterangannya Bupati Batang menyampaikan sebanyak 24 tenaga medis Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM ) Kabupaten Batang, reaktif positif Covid-19 setelah menjalani test cepat atau rapid test.

“Ke-24 tenaga medis tersebut hingga kini masih menjalani karantina di tempatnya bertugas,” kata Bupati Batang Wihaji saat jumpa pers di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Batang, Kamis (07/05/2020).

Bupati Batang Wihaji mengungkapkan, setelah kemarin hasil test swab 10 dari 24 tenaga medis tersebut, yang baru saja keluar menyatakan 3 orang perawat dipastikan positif Covid-19, sementara 7 lainnya negatif.

“Tadi malam dapat informasi lagi dari laboratorium dari hasil swab positif Covid-19 bertambah 4 orang lagi,” kata Bupati Batang Wihaji

Dari penambahan 4 terinfeksi vurus Corona tiga orang dari tenaga medis RS QIM, satu dari warga biasa yang dirawat di RSUD Kalisari Batang.

“Ke-4 orang tersebut hasil rapid test positif, dilihat dari trackingnya selalu riwayatnya pernah berinteraksi dengan orang positif Corona,” kata Bupati Batang Wihaji.

Dua orang positif berasal dari Kabupaten Pekalongan dan warga Kota Pekalongan yang bekerja sebagai tenaga medis di RS QIM. Dua orang lagi berasal dari Kecamatan Limpung dan Kecamatan Blado.

Dari 24 tenaga medis yang diperiksa swab, 7 hasilnya positif terinfeksi virus Corona kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), 8 orang negatif, 10 orang hasil swabnya belum keluar.

“Oleh karena itu, saya bersikeras melaksanakan penutupan sementara poli rawat jalan RS QIM selama 14 hari, kalau tidak akan kita asesmen. Karena terbukti dari hasil swabnya 6 positif Covid-19,” kata Bupati Batang Wihaji.

Wihaji juga menjelaskan penutupan sementara tersebut untuk kebaikan semuanya, karena kita tidak tahu kepastian virusnya.

Adapaun Kabupaten Batang sudah menetapkan 7 kecamatan masuk dalam zona merah, yakni Kecamatan Batang, Kandeman, Tulis, Banyuputih, Limpung, Bawang dan Blado.

Perkembangan pandemi Covid-19 di Batang dari 15 kecamatan menyisakan 3 kecamatan yang masih berstatus zona hijau.

“Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 12, positif Covid-19 total ada 12 orang, 1 meninggal dunia, 7 orang dirawat dan 4 orang sembuh, sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 119 orang,” kata Bupati Batang Wihaji. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 Maret mengumumkan wabah infeksi virus corona baru COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,6 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 254 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 07 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Di Jepara; Penerima PKH Galang Dana untuk Membantu Korban KDRT yang Alami Luka Bakar

Read Next

Karyawan yang Terkena PHK Massal Ramayana Depok Akan Mendapatkan Pesangon