Menyebarkan Virus Literasi Di Tengah Pandemi Virus Corona

Menyebarkan Virus Literasi Di Tengah Pandemi Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/05/2020). Literasi tidak terhenti meskipun di masa-masa penyebaran virus corona. Salah satu pegiat literasi dari Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Antri Jayadi melakukan program literasi dengan tema ma’guru ri bolae atau belajar dari rumah.

Antri Jayadi mengungkapkan bahwa kegiatan ini dengan mendatangi beberapa rumah yang ada di desa sambil membagi buku bacaan dan permainan.  Dan juga kegiatan ini bersifat relawan tidak dipungut biaya.

“Sebelumnya kami  akan buat status di media sosial dalam hal ini facebook, jadi  penduduk desa yang beri komentar untuk diantarkan buku, maka kami akan antarkan buku tersebut ke rumah mereka selama masih bisa dijangkau. “ terang Antri Jayadi.

Ia juga menambahkan selain buku-buku motivasi, agama dan buku tentang pengetahuan umum. Ia juga menawarkan beberapa permainan yang memacu anak bermain sambil belajar.

“Selain buku- buku tersebut, kami juga bawa beberapa permainan anak, puzzle, teka teki silang, permainan kata, ular tangga. Semua permainan itu berhubungan dengan pengetahuan sehingga anak gembira belajar sambil bermain” kata Antri Jayadi.

Pemilik TBM Lalla Tassisara ini menjelaskan bahwa  salahsatu tujuan diadakannya program ini untuk menggalakkan gemar membaca di kalangan masyarakat desa utamanya anak-anak

“Selain itu, dengan menghadirkan media buku langsung ke rumah, kami mencoba mengurangi rasa bosan anak-anak selama di masa-masa karantina mandiri ini. Jadi anak-anak harus selalu diberikan stimulus agar tetap semangat belajar  baik itu lewat buku ataupun permainan edukatif ” kata Antri Jayadi.

Pegiat literasi ini berharap, bahwa dengan gerakan yang sederhananya ini di tengah masa Covid-19, bisa bermanfaat bagi anak-anak di sekitarnya.

“Harapan kami, melalui program ini dapat melahirkan generasi cinta buku atau cinta baca meskipun di masa-masa penyeberan virus corona ini” kata Antri Jayadi.

Menyebarkan Virus Literasi Di Tengah Pandemi Virus Corona

Awalnya program ini hanya ia jalankan sendiri, namun belakangan dia dibantu oleh beberapa orang, sehingga wilayah jangkauannya lebih banyak.

“Sekarang saya bersama beberapa mahasiswa membagi beberapa buku, namun tidak semua permintaan dapat kami penuhi, hal ini dikarenakan koleksi buku anak-anak kami masih terbatas. Dan juga kami tetap menjaga protokoler kesehatan menghindari kerumunan dan memakai masker jika membagi buku” kata Antri Jayadi. 

Salah satu warga desa Tabolang, Azzahra, sangat merespon positif program ma’guru ri bolae yang dilakukan oleh TBM Lalla Tassisara. Menurutnya pihak sekolah sangat terbantu dengan adanya gerakan ini, karena tidak semua siswa dapat dijangkau oleh pihak sekolah satu persatu.

“Anak-anak disini sangat banyak, kalau perlu bukunya diperbanyak. Soalnya pihak sekolah belum ada himbauan apa-apa. Sehingga anak kami belajar apa adanya” kata Azzahra

Warga desa lain, Ramadhana ikut mengapresiasi kegiatan ini, dengan melihat respon anak-anak yang ada di desanya.  Menurutnya program ini menjadi salah satu solusi agar anak-anak tidak bosan dengan buku pelajaran yang ada di sekolah. Dan juga menjadi hiburan anak-anak mengatasi rasa bosan di rumah.

“Anak-anak senang membaca buku-buku yang dibawa. Namun kendalanya bukunya masih terbatas, sementara anak-anak di sini mau semua membaca”, kata Ramadhana.

Bahkan sejak program ini dilaksanakan beberapa hari yang lalu, akun media sosial milik Antri Jayadi dibanjiri permintaan oleh para orangtua yang ingin anaknya dibawakan buku. Meskipun secara tersirat Antri Jayadi tidak bisa melayani penduduk yang letak rumahnya jauh dari desa tempat tinggalnya.

Gerakan Literasi yang digalang oleh Antri Jayadi melalui TBM lalla Tassisara sudah berjalan selama 3 tahun. Sebelum masa virus corona, dia sudah sering melakukan lapak baca baik di rumahnya maupun di tempat-tempat yang mudah dikunjungi oleh anak-anak.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Karyawan yang Terkena PHK Massal Ramayana Depok Akan Mendapatkan Pesangon

Read Next

Masyarakat Riau Segera Lapor Jika Kontak Langsung dengan Klaster Covid-19