Terjadi Kenaikan! Kasus Pasien Positif COVID-19 di Kepri Bertambah 5 Orang

Konfirmasitimes.com – Jakarta (06/05/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah itu bertambah 5 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin(04/05/2020), total jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu sebanyak 68 orang.

Bila digabung dengan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Galang, Batam, maka jumlah pasien positif COVID-19 mencapai 97 orang.

Ia mengatakan 2 dari 9 pasien positif COVID-19 yang telah selesai dikarantina. Sementara pasien yang dirawat sebanyak 20 orang, bertambah 4 orang.

Pasien positif COVID-19 di Kepri yang meninggal dunia sebanyak 10 orang, sedangkan yang sehat mencapai 44 orang.

“Pasien yang sehat terdiri dari pasien yang sempat dirawat di RS Galang sebanyak 15 orang, sedangkan yang dirawat di rumah sakit lainnya di Kepri mencapai 29 orang,” ujarnya.

Tjetjep mengemukakan tim medis telah menyelesaikan tugasnya dalam mengawasi sebanyak 274 orang dari 355 orang yang berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

PDP yang masih diawasi tim medis sebanyak 81 orang.

“Hari ini ada penambahan 13 orang PDP,” katanya.

Tjetjep menjelaskan PDP di Kepri secara akumulatif tersebar di Kabupaten Karimun sebanyak 17 orang, Batam 227 orang,  Tanjungpinang 69 orang, Bintan 21 orang, Natuna 4 orang dan Kabupaten Kepulauan Anambas 4 orang. 

Sementara terkait jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Kepri mencapai 2.460 orang, bertambah 71 orang. OTG di Kepri tersebar di Karimun 213 orang, Batam 1570 orang, Tanjungpinang 537 orang, Bintan 130 orang, dan Natuna 10 orang. Di Lingga dan Kepulauan Anambas tidak terdapat OTG COVID-19.

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kepri mencapai 3353 orang, meningkat sebanyak 44 orang. Tim medis telah melakukan pemantauan terhadap 2878 orang, sedangkan yang masih dipantau sebanyak 474 orang.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Perkembangan Covid-19 Di Papua Barat

Read Next

Respon Guru 3T Terhadap Kagetnya Mendikbud