Perintah Kapolri, Polda Jatim Gelontor Bantuan Paket Sembako ke Mahasiswa Perantauan di Jatim

Konfirmasitimes.com-Surabaya (06/05/2020). Kepolisian Daerah (Polda) Jatim membagikan 800 paket sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19, termasuk kepada masyarakat perantauan di Jatim.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Senin (04/05/2020).

“Pemberian paket sembako tersebut merupakan bukti kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak dari Covid-19,”ungkapnya. Dikatakan Luki, pemberian bantuan tersebut merupakan upaya pihaknya untuk menindaklanjuti perintah Kapolri Jendral Pol Idham Azis kepada seluruh Polda se Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Yang dapat bantuan adalah yang belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Termasuk kepada mahasiswa nusantara yang ada di Jatim,”ungkap mantan Wakaba Intelkam Mabes Polri ini.

Pria kelahiran Kudus Jateng ini mengatakan sebelum memberikan bantuan tersebut, pihaknya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan penyisiran terhadap siapa saja yang belum menerima bantuan dari masyarakat.

“Setelah dilakukan penyisiran dan pendataan diasrama mahasiswa nusantar, ternyata banyak mahasiswa-mahasiswa yang tidak pulang karena larangan mudik dari pemerintah,”sambungnya.

Alumni Akpol Tahun 87 ini mengatakan  setelah dilakukan pendataan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait adanya bantuan yang sudah diberikan.” Ternyata mereka belum mendapatkan bantuan,”jelasnya.

Selain mahasiswa perantuan, kata pria yang segera menempati pos barunya sebagai Waka Lemdiklat Mabes Polri, pihaknya juga memberikan bantuan kepada buruh atau pekerja di Jatim yang terkena imbas dari Covid-19.

“Gara-gara Covid-19, banyak pekerja yang menjadi korban PHK (Putus Hubungan Kerja), sehingga mereka ini layak mendapat bantuan dari Polri,”jelasnya.

Luki menambahkan, dengan adanya data akurat yang diperolehnya, bantuan tersebut diharapkan bisa tepat sasaran. “Tujuannya untuk membantu masyarakat terdampak Covid,”jelasnya.

Diungkapkan oleh Luki, selama pandemic Covid-19, pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

“Selain Polda, jajaran juga menjalankan instruksi dari Kapolri agar terjun ke masyarakat untuk membantu masyarakat. Sejak awal Polda se Indonesia diminta turun dan hadir ditengah masyarakat dalam meringankan bebannya adanya pandemic Covid,”terangnya.

Dikatakan oleh mantan Kapolres KP3 Tanjung Priok ini, aksi kemanusiaan akan terus dilakukan Polda Jatim bersama jajaran dengan bersinergi dengan unsur lainnya di Jatim.

Sementara itu, sebelum dilakukan penyerahan bantuan paket sembako, Polda Jatim menyerahkan mobil bantuan operasional Covid-19 yang digunakan khsuus untuk penanganan kasus Covid.

Mobil tersebut untuk operasional mobil yang nanti digunakan untuk tim COVID-19 Hunter dari Krimum dari surveillance dari Intel, dari Polrestabes dan dari Rumah Sakit karena ini membutuhkan pelayanan cepat

“Kendaraan ini merupakan bantuan dari Pemprov Jatim dimana kendaraan tersebut dilengkapi dengan APD untuk penanganan Covid,”jelas Luki Hermawan.

Untuk jumlah, Luki mengaku saat ini masih bisa diwujudkan lima kendaraan dengan penyesuaian anggaran yang ada.” Bantuan kami serahkan ke Polrestabes Surabaya untuk dimaksimalkan pemanfaatannya,”terangnya.

Diharapkan bantuan kendaraan tersebut, lanjut Luki, bisa digunakan untuk mengupayakan target pemerintah dalam memutus pandemic Covid-19.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menginstruksikan jajaran polres untuk mendata warga yang belum terdata mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah.

Sebanyak 500 Polres pun diminta menyiapkan 10 ton beras dan bahan pokok lainnya untuk dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 yang belum terdata.

Kapolri Idham memberikan arahan melalui konferensi video kepada jajaran Kapolda se-Indonesia pada Kamis 23 April 2020.

Sejumlah arahan tersebut yakni meminta jajaran untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan bantuan sosial, mengedepankan tindakaan preemtif, preventif dan humanis dalam menerapkan kebijakan PSBB.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

58 Kasus Covid-19 di Sulawesi Barat

Read Next

Tangkap Dua Tersangka, BNNP Jatim Musnahkan Ganja Seberat 2.911 Gram