Kasus Positif Covid-19 di Kalteng 182 Orang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/05/2020). Total kasus positif Covid-19 di wilayah Kalteng sampai dengan hingga Selasa (05/05/2020), mencapai 182 orang, pada hari-hari sebelumnya berjumlah 180 orang.

Disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Kalteng dalam keterangannya, kasus positif sebanyak 182 orang, masing-masing 159 orang masih dalam perawatan, 16 orang dinyatakan sembuh dan tujuh orang meninggal dunia.

Berdasarkan Data Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng), penambahan dua orang pasien positif Covid-19 ini merupakan distribusi dari Kota Palangka Raya. Kedua Pasien positif saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Sebanyak 159 pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan, berada di sejumlah RS rujukan, diantaranya di RSDS Palangka Raya 77 orang, RSSI Pangkalan Bun 26 orang, RSUD Murjani Sampit 22 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas 6 orang, RSUD Puruk Cahu 9 orang, RSUD Ulin Banjarmasin (Bjm) satu orang, RS Siloam Palangka Raya 16 orang, RSUD Sukamara satu orang dan RSUD Lamandau satu orang.

Untuk kasus pasien sembuh dari Covid-19, datanya masih sama dengan hari Senin kemarin tetap berjumlah 16 orang. Dari 16 orang yang dinyatakan sembuh, 11 orang berdasarkan hasil dari RS rujukan Covid-19 RSDS Palangka Raya, dua orang yang dinyatakan sembuh berdasarkan hasil dari RSSI Pangkalan Bun. Sedangkan, tiga orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit.

Jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 tetap sama yakni berjumlah tujuh orang. Ketujuh orang itu merupakan pasien positif yang dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangka.

Sedangkan dari lima orang yang meninggal dunia tersebut yakni dua orang diantaranya merupakan pasien rujukan dari Kabupaten Kapuas yang dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dan satu orang lagi merupakan pasien asal Kabupaten Barito Timur yang menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Sedangkan, dua orang lainnya merupakan pasien yang menjalani perawatan di RSUD Murjani, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sama halnya yang terjadi dengan penambahan pada total kasus positif, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di wilayah Kalteng turut mengalami peningkatan dalam 24 jam terakhir sebanyak enam orang sehingga menjadi 60 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya bertambah menjadi 40 orang, PDP di RSSI Pangkalan Bun tetap berjumlah satu orang, PDP di RSUD Murjani Sampit bertambah menjadi empat orang, PDP di RSUD Soemarno Sosroadmodjo Kapuas tetap berjumlah tiga orang.

PDP di RSUD Muara Teweh tetap berjumlah satu orang, PDP di RS Siloam tetap berjumlah dua orang, PDP di RSUD Jaraga Sasameh bertambah menjadi tujuh orang, PDP di RS Bhayangkara tetap satu orang dan PDP di RSUD Lamandau tetap satu orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka Raya 19 orang, Kabupaten Barito Utara satu orang, Kabupaten Pulang Pisau dua orang, Kabupaten Katingan tujuh orang, Kabupaten Kapuas enam orang, Kabupaten Barito Timur empat orang.

Kemudian Kabupaten Barito Selatan delapan orang, Kabupaten Seruyan tiga orang, Kabupaten Gunung Mas tujuh orang, Kabupaten Lamandau satu orang, Kabupaten Murung Raya menjadi satu orang dan Kabupaten Kotawaringin Timur bertambah menjadi satu orang.

Berbeda dengan kasus positif maupun PDP yang mengalami peningkatan, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini masih sama jumlahnya dengan hari sebelumnya. Jumlah ODP hingga saat ini tetap 389 orang. 

Konfirmasi hasil Laboratorium Covid-19 yang diperiksa menggunakan RT-PCR yakni di RSUD Palangka Raya sebanyak 230 orang dinyatakan negatif, 15 orang di RSSI Pangkalan Bun dan 22 orang di RSUD Murjani.

Sedangkan yang masih dalam pemeriksaan diantaranya di RSDS berjumlah 103 orang, RSSI Pangkalan Bun berjumlah 77 orang, RSUD Murjani berjumlah sembilan orang dan RSUD Muara Teweh berjumlah 11 orang.

Saat ini seluruh wilayah Kalteng yang terdiri dari satu Kota dan 13 Kabupaten menjadi zona merah.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hasil Tes Swab Penumpang KRL Telah Dilaporkan ke Kemenhub

Read Next

Dapat Rp 600 Ribu Per KPM, BLT Dana Desa Untuk Jatim Rp 3 M Cair