Dapat Rp 600 Ribu Per KPM, BLT Dana Desa Untuk Jatim Rp 3 M Cair

Konfirmasitimes.com-Surabaya (06/05/2020). Harapan masyarakat Jatim untuk segera mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah sebagai upaya terdampak Covid-19 dalam waktu dekat akan terealisasi. Pasalnya, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) yang besarannya mencapai Rp 3 M akan segera cair.

Rencananya, dana tersebut akan disebar untuk 5.006 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Jatim. Dan pencairan dana tersebut, secara nasional pertama kalinya di Indonesia dan disalurkan ke Jatim.

“BLT DD ini mendahului realisasi Bantuan Sembako, Pra Kerja dan Bansos Tunai yang lain. Adapun penerima BLT DD mengacu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang dikeluarkan Kementerian Sosial,”kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Grahadi Surabaya, Selasa (05/05/2020).

Dikatakan oleh Khofifah,sesuai dengan Permendesa No. 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 disebutkan bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk BLT yg besarnya maksimal 35% dari pagu alokasi Dana Desa yg diperuntukkan bagi keluarga miskin terdampak Covid-19.

“Syarat penerimanya antara lain  belum mendapatkan BPNT (bantuan sembako), PKH, Pra Kerja, Bansos Tunai, yang kehilangan mata pencaharian/penghasilan, belum terdata di DTKS (exclusion error) atau memiliki anggota keluarga yang sakit menahun/kritis,” sambung mantan Mensos ini.

Dijelaskan oleh Khofifah, agar benar-benar tepat sasaran, penerima bantuan tersebut sebelumnya sudah diverifikasi oleh RT dan RW setempat dan dilakukan musyawarah desa khusus sebelum disalurkan bantuannya.

Setiap keluarga penerima BLT, lanjut Khofifah memperoleh bantuan sejumlah Rp600 ribu yang dibayarkan selama tiga bulan, sehingga jumlah yang diterima Rp 1,8 juta. BLT DD tersebut, tambah dia, dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membeli kebutuhan selama Ramadlan dan meringankan beban ekonomi mereka.

“BLT diberikan selama tiga bulan. Mulai dari April hingga Juni. Skemanya non tunai atau cashless,” imbuhnya.  Dikatakan oleh Khofifah, Pemprov Jatim sendiri telah bekerjasama dengan sejumlah perbankan dalam penyalurannya, diantaranya Bank Jatim, Bank BNI dan Bank BRI. Bahkan, disejumlah kabupaten juga bekerjasama dengan Bank BPR milik daerah.

Terpisah, anggota DPRD Jatim Siadi mengatakan pihaknya menyambut baik adanya pencairan BLT DD tersebut. Pasalnya, saat ini yang diharapkan oleh masyarakat sebagai dampak Covid-19 adalah  bantuan dari pemerintah.

“ Banyak yang kehilangan pekerjaan dan perekonomian saat ini sedang ambruk. Oleh sebab itu, kami mendukung jika dana tersebut segera cair,”jelas politisi partai Golkar ini.

Di ungkapkan oleh pria yang juga calon bupati Malang ini, pihaknya berharap BLT DD tersebut benar-benar disalurkan dengan tepat sasaran agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. “ Kami akan kawal penyalurannya  agar tepat sasaran,”jelas pria yang juga anggota Komisi A DPRD Jatim ini.

Sementara itu, berdasarkan  data dari Dinas PMD Jatim, sudah sepuluh (10) daerah telah mulai menyalurkan BLT DD di 72 Desa untuk 5.006 KPM senilai Rp 3.003.600.000,10 Kabupaten tersebut adalah Jombang, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Lumajang, Banyuwangi, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, dan Pamekasan.

Jumlah penyaluran BLT ini akan terus meningkat , karena banyak desa yang minggu ini menyelesaikan musyawarah desa khusus untuk realokasi Dana Desa dan penetapan sasaran penerima BLT DD akibat Covid 19, sehingga ditargetkan minggu kedua Mei semua Desa sudah dapat menyalurkan BLT DD bulan pertama dari 3 bulan yang direncanakan.

Di Jatim sendiri, mendapatkan alokasi Dana Desa tahun 2020 sebesar 7,570 trilyun dan pagu maksimal untuk BLT DD bisa mencapai Rp 2,285 triliun untuk 1.265.845 keluarga miskin terdampak Covid-19 di 7.724 desa.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kasus Positif Covid-19 di Kalteng 182 Orang

Read Next

Pelajar Indonesia Sambut Baik Rencana Bantuan 100.000 Yen dari Pemerintah Jepang