Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

Konfirmasitimes.com-Jakarta (05/05/2020). Karena Covid-19, sistem pembelajaran berlangsung dari rumah. Guru dan siswa mengandalkan jaringan internet. Namun, tak semua siswa mempunyai handphone yang mendukung. Apalagi di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, banyak siswa yang tak mempunyai handphone.

“Mau bagaimana lagi. Kita tetap bekerja dari rumah. Kadang malah lebih ribet karena harus membuat dan mengedit video pembelajaran. Bisa seharian mengedit video biar menarik,” kata Hestyoni Lase, Guru SMP 2 Doloksanggul. 

Menurutnya, banyak siswa antusias.

“Bahkan, siswa balas membuat video juga. Cuma memang, tak semua mempunyai handphone,” sambung Hestyoni lagi.

Ketika ditanya apakah belajar dari rumah lebih gampang, Hestyoni menolak. “Justru lebih ribet karena harus membuat laporan kan? Gampangnya karena tak harus ke sekolah. Tapi, tetap ribet juga,” imbuh Hestyoni. 

Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

Masih di Doloksanggul, hal yang sama juga dihadapi guru SMP 4 Doloksanggul, Pak Manik. Karena tidak semua siswa memiliki handphone, dia bersama istrinya mengunjungi siswa ke rumahnya.

Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

“Beberapa rumah siswa kami kunjungi door to door bersama suamiku Pak Manik,” tegas Ristauli.

Ristauli juga menambahkan, kerja guru justru semakin rumit. Belajar dari rumah,menelpon siswa,vc, mesenger siswa untuk memberikan tugas dan mengunjungi siswa dari rumah ke rumahnya. paket terus diisi demi tetap belajar, tambah Rustauli.
Guru memang seperti menjadi sasaran karena mereka libur, disebut gaji buta. Ini dikeluhkan Tiarma Manullang. Namun, Tiarma tetap mengajak untuk berpikiran positif.

“Bah songoni ma tu akka guru, unang pola naik enositta,” (kepada teman guru, jangan kita langsung emosian), tulis Tiarma.

Sekolah tak hanya menganjurkan guru mengajar daring. SMPN 2, misalnya, kata Johan Nababan, mengunjungi siswa.

Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

“Kita memberikan masker kepada siswa,” tutur Johan.

Masker memang menjadi satu andalan paling baik untuk menghindari diri dari penularan Covid-19 selain menjaga kebersihan diri. Sebab, Covid-19 hanya akan berbahaya jika sudah masuk ke sistem pernapasan melalui mulut atau hidung. 
SMP N 2 juga memberikan masing-masing guru sebuah masker untuk perlindungan diri.

Di samping itu, sekolah juga menyemprot rumah masing-masing gurunya.
Sementara itu, pada hari pendidikan, ketika ditanya, rata-rata siswa mulai bosan belajar dari rumah.

“Sangat membosankan,” kata Cindy Sirait, seorang siswa SMA di Doloksanggul Humbang Hasundutan.

Hal senada juga disampaikan Ketua OSIS SMAN 1 Doloksanggul, Randy Simamora. Menurutnya, guru bukan tak bekerja. “Justru sangat bekerja sehingga banyak tugas dan itu membuat kami kelelahan,” imbuh Randy. 

Namun, kata Randy, tak semua siswa mempunyai handphone. “Mereka jadi tak belajar. Kasihan sekali,” keluh Randy. Ia sangat berharap wabah Covid-19 segera berakhir agar bisa belajar tatap muka dan berjumpa dengan teman-temannya.

Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

Sama dengan Thirza Eunike Silaban. Siswa yang baru saja mendapat juara 1 KSN (Kompetisi Sains Nasional) Tingkat Kabupaten Humbang Hasundutan asal Siborboron, Kecamatan Sijamapolang Humbang Hasundutan mengaku tak nyaman belajar dari rumah. Namun, akunya, belajar dari rumah ada juga enaknya.

“Kita bisa belajar sambil gerak sana gerak sini,” tambahnya.

Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

Amatan kami, semua guru dan siswa sangat berharap Pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar bisa belajar dengan normal kembali.

Patut Ditiru, Ini Usaha Guru dan Sekolah agar Pembelajaran Tetap Berlangsung

Walau begitu, sekolah-sekolah sudah mulai mempersiapkan diri meningkatkan belajar daring, termasuk mempersiapkan ujian online, seperti yang dilakukan SMAN 1 Doloksanggul pada Sabtu (02/05/2020), mereka melakukan tutorial ujian online kepada guru-gurunya agar sistem pembelajaran dapat berlangsung dengan baik.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pemudik Lewati Jalan Tikus, Bupati Intruksikan Pengamanan Lokal

Read Next

Kasus Positif Covid-19 di Paser, Kaltim Bertambah Jadi 14 Orang