Update Terkini Virus Corona di Kebumen Terdapat 2 Warga Positif COVID-19, Warga Diminta Waspada

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/05/2020). Dua orang warga di Kecamatan Kebumen dinyatakan positif terpapar corona. Merupakan laki-laki pertama yang berinisila LT (79) pasien rujukan lab dari RS Bethesda Yogyakarta dan SA (23) yang merupakan pasien rujukan lab dari RSDS Kebumen.

Dalam keterangannya Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Kebumen Cokro Aminoto yang didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kusbiyantoro dan Kabag Humas Setda Eko Purwanto saat menggelar Jumpa Pers di Posko Penangggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen Sabtu malam 2 Mei 2020, mengatakan “Malam ini kita sampaikan untuk pasien yang positif,” kata Cokro Aminoto.

Bertambahnya dua pasien ini maka total kasus virus corona di Kebumen 21 orang pasien positif, 11 diterima dalam perawatan, 6 pulih dan 2 meninggal dunia. Sementara Orang Dengan Pemantauan (ODP) berjumlah 2.558 orang, 2.278 orang telah selesai melakukan pemeriksaan, sedangkan 279 orang masih dalam pengawasan. 

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 130 orang, 12 diterima tanpa hasil lab, 32 orang disetujui telah selesai memeriksa. Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan ada 18 orang dan PDP dengan hasil lab negatif 68 orang.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen Kusbiyantoro menyerahkan pasien berinisial LT merupakan salah satu warga Kebumen yang dirujuk ke Yogyakarta untuk perawatan. LT memiliki hubungan erat dengan pasien positif. Sementara SA dalam riwayatnya pernah berpergian ke Boyolali pada 21-23 April 2020 untuk bertemu keluarga. 

“Pasien ada kesulitan bicara. Kami meminta keluarga melakukan karantina untuk tes cepat dan meminta warga yang pernah berkontak,” ucapnya.


Dengan semakin bertambahnya kasus tersebut, bagi masyarakat dihimbau untuk terus menerima anjuran pemerintah. Salah satunya dengan sering mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Tetap tinggal di rumah, dengan amankan jarak aman berkomunikasi. Tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul dengan orang banyak, dan menggunakan masker saat keluar rumah.

Untuk itu masyarkat juga tetap tenang dan tidak nyaman serta senantiasa berdoa. Setiap pagi hari agar membuka pintu dan jendela juga tidak menggunakan AC ruangan agar di dalam ruangan ada pergantian udara dan tidak lembab. Sementara Bagi para pemudik untuk lapor RT / RW lokal dan melakukan karantina diri, karena keuangan membawa Covid-19 saat tidak sakit.

Pemkab Kebumen melalui Gugus, Tugas Penanganan Covid-19 juga terus melakukan pemantauan yang terintegrasi dan skrining kesehatan bagi para pemudik atau pelintas di 6 titik (chekpoint) di Kabupaten Kebumen, termasuk juga untuk mengalokasikan bantuan untuk mengatur covid- 19 bagi masyarakat yang terdampak. 

Selain itu, Pemkab juga telah membuat dapur umum untuk menyiapkan 1000 makanan siap santap perharinya selama ramadhon untuk didistribusikan ke masyarakat yang terdampak corona. Kegiatan dapur umum ini melibatkan TNI, Polri, BPBD, PMI, UBALOKA, HMI Cabang Kebumen serta Relawan. Kendati begitu, perjuangan pemerintah ini tidak dapat terwujud tanpa adanya peran serta dari masyarakat agar virus corona dapat dicegah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 Maret mengumumkan wabah infeksi virus corona baru COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,3 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 239 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 03 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Prancis Perpanjang Masa Darurat Virus hingga 24 Juli

Read Next

Makin Banyak, ODP Melebihi 236.000 Orang, PDP 23.130 dan Positif 11.192 Orang