Pemudik Diminta Jujur Pada Tenaga Medis Bila Dalam Kondisi Sakit

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/05/2020). Perwira Seksi (Pasi) Pers Kodim 0721/Blora Kapten Kav Teguh Linarto meminta kejujuran warga masyarakat, apabila dalam kondisi sakit supaya segera menyampaikan terus terang kepada tenaga medis di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

Sehingga jika terindikasi Covid-19 segera bisa diantisipasi dan dilaksanakan penanganan sesuai denga protokol kesehatan.

Dalam keterangannya Pasi Pers Kodim 0721/Blora mewakili Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, pada jumpa pers update informasi terkini perkembangan Covid-19 di media center Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, Sabtu (02/05/2020).

“Saya minta kejujuran saudaraku semua apabila dalam kondisi sakit supaya segera menyampaikan terus terang kepada tenaga medis di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat,” ucapnya.

Sehingga jika terindikasi Covid-19, segera bisa diantisipasi dan dilaksanakan penanganan sesuai dengan protokol kesehatan dengan harapan tidak terjadi penularan terhadap masyarakat atau pun tenaga medis karena ketidak jujuran pasien yang terjangkit Covid-19.

“Jangan malu dan jangan takut untuk menyampaikan. Karena semua untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Blora,” terangnya.

Berdasarkan perkembangan monitoring data Covid-19 Kabupaten Blora sampai dengan pukul 10.47 WIB, Sabtu (2/5/2020), yaitu Orang Tanpa Gejala (OTG) 288, proses pemantauan 131, selesai pemantauan 157.

Jumlah Orang Dalam Pemantaun (ODP) 848, proses pemantauan 83, selesai pemantauan 764 meninggal 1 orang.

Selanjutnya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 17, pengawasan 9, selesai pengawasan 5, Meninggal 2 (Hasil PCR belum keluar). Meninggal 1 (PCR Negatif). Kemudian kasus terkonfirmasi positif 4 orang, 2 orang dirawat dan 2 orang meninggal dunia. Sedangkan rapit tes 12 orang.

Jumlah pemudik sejumlah 28.469 orang.

Pasi Pers mengatakan, karena kabupaten Blora sudah masuk zona merah, pihaknya berpesan dan mengimbau kepada para pemudik agar melakukan penuh kesadaran untuk isolasi mandiri selama 14 hari di rumah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Selain itu, kepada warga masyarakat di kabupaten Blora, khususnya kaum muda, supaya mengikuti anjuran pemerintah agar tidak berkerumun atau nongkrong di warung sampai dengan larut malam.

“Karena itu rawan akan tertularnya virus corona atau Covid-19,” ungkapnya.

Jika keluar rumah wajib memakai masker, lakukan social distancing, jaga jarak, biasakan pola hidup bersih dan sehat dengan cuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir.

“Tidak menggunakan tangan untuk mengusap mata, hidung dan mulut. Tetap tinggal di rumah. Terapkan pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pasi Pers Kodim 0721/Blora juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan 2020.

“Mewakili Komandan Kodim dan keluarga besar, kami ucapkan selamat Hari Pendidikan 2 Mei 2020 yang mengangkat tema Belajar dari Covid-19. Belajar di rumah saja. Selain itu kami sampaikan selamat menjalankan ibadah puasa Ramada bagi yang menjalankan,” jelasnya.

Hadir bersama Pasi Pers Kodim 0721/Blora pada konferensi pers kali ini, Kepala Sat Pol PP Blora Joko Sulistiyono dan Direktur RSUD dr. R. Seoprapto Cepu, dr. Fatkhur Rokhim.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Update Terkini Virus Corona di Padang : Bertambah 9 Orang, Pasien Positif Covid-19 Total 117 Orang

Read Next

BPSDM Jabar Fasilitasi Isolasi 86 WNI dari Arab Saudi