Info Virus Corona di Padang : 36 Pedagang Pasar Raya Positif

Konfirmasitime.com-Jakarta (04/05/2020). Pedagang Pasar Raya Padang yang terinfeksi virus corona atau Covid-19 kembali bertambah. Total pedagang yang dinyatakan positif corona hingga Jumat (01/05/2020) mencapai 36 orang.

Dalam keterangannya Kepala Dinas Kesehatan Padang Ferimulyani Hamid di Padang mengatakan “Yang dari klaster Pasar Raya hari ini ada 2 orang positif. Jumlah pedagang yang terinfeksi ada sekitar 30-an lah,”.

Sementara menurut keterangan Kepala Dinas Perdagangan Endrizal merinci jumlah pedagang Pasar Raya yang positif Virus Corona di Padang mencapai 36 orang, 3 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Endrizal menjelaskan, yang terinfeksi itu didominasi pedagang tekstil. Toko mereka kebanyakan berada di Fase I-VII Pasar Raya. “Kami berharap tidak ada pedagang bahan pokok yang kena, karena bakal berdampak besar,” kata Endrizal.

Endrizal dan Pihaknya juga sedang mengupayakan pemeriksaan swab terhadap 1.000 pedagang lainnya, yang diduga kontak dengan yang positif corona.

Endrizal mengatakan, upaya yang sudah dilakukan untuk mendeteksi, di antaranya dengan mengecek suhu setiap pedagang dan mewajibkan mereka menggunakan masker.

Selain itu, kata Endrizal, Pemkot juga sempat menutup Pasar Raya beberapa hari, untuk menyemprotkan disinfektan.

Sebagai informasi sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, ada 4 wilayah atau klaster yang menjadi episentrum penyebaran corona di Sumbar. Salah satunya Pasar Raya Padang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 Maret mengumumkan wabah infeksi virus corona baru COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data WHO terbaru, lebih dari 3,3 juta kasus infeksi telah tercatat di dunia, lebih dari 239 ribu orang telah meninggal.

Berita seputar virus corona terbaru selengkapnya disini.

Laporan update virus corona seluruh provinsi Indonesia 03 Mei 2020 , selengkapnya

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Makin Banyak, ODP Melebihi 236.000 Orang, PDP 23.130 dan Positif 11.192 Orang

Read Next

Kominfo Minta Tokopedia Lakukan Investigasi Internal