Virus Corona; Pemerintah Tambah Penerima Kartu Sembako untuk Masyarakat

kartu sembako

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/04/2020). Sehubungan dengan bencana wabah pandemi virus corona di Indonesia, dalam hal ini pemerintah menambah jumlah penerima kartu sembako beserta nilai besaran yang diterima, kata Askolani Direktur Jenderal Anggaran (DJA), Rabu (08/04/2020).

Bantuan sosial dari Pemerintah Indonesia melalui Program Kartu Sembako berlaku untuk masyarakat lapis bawah.

Berdasarkan keterangan Askolani dalam video conference bersama Direktur Jenderal Perbendaharaan (Dirjen Perbendaharaan) Andin Hadiyanto dan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Prima Astera tentang bantuan sosial, Askolani mengatakan bahwa Program Kartu Sembako dialokasikan untuk 20 juta penerima meningkat dari sebelumnya untuk 15,2 juta penerima existing dengan besaran Rp150 ribu/bulan (Januari-Februari).

Menurutnya ada penambahan 4,8 juta penerima tambahan dengan besaran Rp200 ribu/bulan mulai Maret-Desember 2020 sehingga dengan penambahan ini, total anggaran sebesar Rp43,6 triliun dari sebelumnya Rp28,08 triliun.

“Program Kartu Sembako akan ada tambahan manfaat kepada 15,2 juta penerima kartu sembako sebesar Rp50.000 perbulan. Dari 150.000 menjadi Rp200.000 per bulan untuk 6 bulan. Kemudian, kebijakan ini di-expand pemerintah bukan hanya 6 bulan tetapi menjadi 9 bulan,” kata Askolani.

Askolani menjelaskan bahwa hingga pada akhir tahun 2020 diberikan manfaat tambahan menjadi Rp200.000.

”Itu untuk 15,2 juta penerima manfaat yang kemudian ditambahkan lagi 4,8 juta penerima manfaat tambahan sehingga total penerima manfaat menjadi 20 juta keluarga yang akan mendapatkan manfaat sampai dengan bulan Desember 2020,” kata Askolani.

Sementara itu, Andin Hadiyanto dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut disalurkan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan.

Andin berharap, bantuan ini dapat digunakan untuk memperoleh kebutuhan pokok yang bernutrisi.

”Bantuan ini akan bisa meng-cover sampai 25% kebutuhan pokok masyarakat golongan menengah ke bawah,” kata Andin.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Dokter Menjelaskan Pasien Covid-19 Ketika Koma

Read Next

Wapres; Insya Allah Apa Yang Kita Pinta Allah SWT Kabulkan