Korban Virus Corona DKI Jakarta Naik Menjadi 46 Orang

anis baswedan corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/03/2020). Jumlah kasus virus corona DKI Jakarta per hari Kamis (26/03/2020) meningkat menjadi 515 orang, diantaranya 25 orang sembuh dan 46 orang meninggal, menurut laporan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Jubir Achmad Yurianto pada Konferensi Pers Kamis (26/03/2020) pukul 15:30 WIB.

Detail infeksi virus corona Indonesia semua wilayah, klik disini.

Pesan Gubernur terkait virus corona di Jakarta

Anies Baswedan, melalui postingan Instagram secara resmi memberikan fasilitas penginapan di Hotel BUMD untuk para Tenaga Medis Covid-19.

Tenaga medis yg mengurusi pasien covid-19 adalah pejuang yg tugasnya terberat dan paling berisiko terpapar. Wajahnya tertutup masker, tapi perannya terlihat dengan nyata.

Mereka harus kita dukung penuh. Mulai hari ini, Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD PT. Jakarta Tourisindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Jakarta yg sedang berjuang keras mengalahkan wabah COVID-19.

220 kamar berisi 414 tempat tidur telah disiapkan. Dalam waktu dekat tiga hotel milik BUMD DKI juga akan segera menyusul, dengan jumlah total 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur. Seluruh fasilitas pendukung di dalamnya disiapkan khusus untuk melindungi dan melayani para tenaga medis. Setiap kamar dibersihkan dengan disinfektan secara rutin, makanan disediakan dalam kotak, bilik disinfektan disediakan. 15 bus TransJakarta dan 50 bus sekolah dioperasikan khusus untuk antar jemput.

Hari ini, 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business. Ratusan lainnya akan segera menyusul. Mereka turun berjuang melayani warga Jakarta dalam masa sulit, dan siap menghadapi tantangan berat dengan risiko sangat tinggi. Dukungan dari kita semua, semoga dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini. Tak lupa kita terus doakan agar Allah SWT terus melindungi mereka, memberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulia ini.

Berbagai pihak turut membantu memberi dukungan. Dompet Dhuafa dan Pasar Jaya menyediakan bilik disinfektan, donasi makanan berdatangan dari Foodstation Jakarta, Susu Diamond, Bank DKI, Perkumpulan Jasa Boga Indonesia, Terra Restaurant, dan dari individu seperti Ibu Juliana. Kami sampaikan terima kasih atas kolaborasi ini.

Kepada seluruh pihak yang dapat membantu, Jakarta memanggil kita semua. Bagi yang ingin menyumbangkan makanan dan berbagai peralatan, atau kepada hotel-hotel yang ingin membantu, silakan langsung hubungi pada gambar terakhir.

Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan. Ini kerja bersama, kerja kolosal dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung, mari kita #HadapiBersama.

Semoga Allah SWT melindungi kita semua.

#JakartaTanggapCorona

Anies Baswedan

Pemerintah DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah untuk melawan penyebaran virus corona. Dalam keterangannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau masyarakat Jakarta untuk berpartisipasi mengikuti saran dari Pemprov DKI mengenai antisipasi dalam memerangi virus corona (Covid-19) dengan cara menjaga jarak aman antara satu sama lain (social distancing), belajar dirumah, bekerja dirumah hingga penutupan sementara untuk toko atau usaha.

Dalam keterangannya Anies Baswedan melalui akun Instagramnya menyampaikan Jakarta sebagai darurat bencana Covid-19.

Jakarta ditetapkan sebagai TANGGAP DARURAT BENCANA COVID-19, untuk masa waktu 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang menyesuaikan dengan kondisi.⁣

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan TNI-Polri untuk bisa mengendalikan penyebaran Covid-19, tapi kami tidak bisa bekerja sendiri. Social Distancing/ Jaga Jarak Aman harus dikerjakan oleh SEMUA pihak secara disiplin. Anda bisa ikut bertanggung jawab dengan memilih berada di rumah, memilih tidak berkegiatan di luar rumah, melindungi diri sendiri, keluarga dan orang lain.⁣

Kami memohon kepada seluruh masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, organisasi keagamaan, untuk bersama-sama melindungi warga Jakarta. Kami menyerukan seluruh kegiatan perkantoran dan tempat hiburan di Jakarta untuk sementara waktu dihentikan, menutup fasilitas operasional, dan sebisa mungkin lakukan kerja di rumah mulai hari Senin untuk dua pekan ke depan.⁣

Mulai hari Senin depan juga kembali menerapkan pembatasan di transportasi publik, membatasi jumlah penumpang dengan menjaga jarak dan dan jam operasional. Transportasi publik hanya digunakan untuk kepentingan mendesak yang mengharuskan pergi ke luar.⁣

Postingan Anies Baswedan melalui akun Instagramnya

Pemerintah Indonesia pada saat yang sama menolak untuk menerapkan karantina nasional.

Pada Senin 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Indonesia Positif COVID-19, Per 26 Maret 2020 sebanyak 893 orang sudah terinfeksi di Indonesia, dan 78 orang telah meninggal serta 35 orang telah sembuh, menurut laporan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Jubir Achmad Yurianto pada Konferensi Pers Kamis (26/03/2020) pukul 15:30 WIB.

Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data dari worldometers, Lebih dari 400 ribu sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 20 ribu orang telah meninggal serta lebih dari 100 ribu orang telah sembuh.

Informasi seputar update virus corona (Covid-19) di Indonesia

  1. Nasional https://covid19.go.id
  2. Jawa Barat https://pikobar.jabarprov.go.id
  3. DKI Jakarta https://corona.jakarta.go.id
  4. DIY https://corona.jogjaprov.go.id
  5. Jawa Tengah https://corona.jatengprov.go.id
  6. Banten http://infocorona.bantenprov.go.id
  7. Jatim http://checkupcovid19.jatimprov.go.id


Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Jumlah Infeksi Virus Corona di Prancis Melebihi 25 Ribu

Read Next

Masyarakat Terinfeksi Virus Corona di Jabar Menjadi 78 Orang

TOPIK BACAAN