Kronologi Pria China Meninggal Karena Hantavirus

hantavirus 26 maret

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/03/2020). Di Cina, seorang pria meninggal di bus karena hantavirus, Global Times melaporkan. Pembawa infeksi ini adalah tikus. Saat pemeriksaan pria ini hasil menunjukkan pria ini negatif Covid-19.

Kronologi kejadiannya itu terjadi pada Senin (23/03/2020). Almarhum adalah seorang pekerja migran dari kota Linzang (Provinsi Yunnan). Dia bepergian dengan bus ke kantor, ke sebuah perusahaan makanan di Shandong. Selama perjalanan, ia merasa tidak enak, meskipun ada upaya untuk membantu menyembuhkan namun tidak membuahkan hasil, pria tersebut nyawanya tidak tertolong dan meninggal di bus. 

Selain itu, ada lagi dua orang lainnya yang bepergian dengan pria tersebut juga ditemukan mengalami demam tinggi, dan sampel mereka dikirim untuk pengujian.

Orang dapat terinfeksi hantavirus melalui tikus, tidak ada kasus infeksi dari orang ke orang yang telah dicatat. 

Menurut surat kabar, hantavirus memiliki gejala berikut:

  • Demam,
  • Pendarahan,
  • Gangguan fungsi ginjal. 

Gejala awal termasuk lemas, muntah, dan kemerahan pada pipi. 

Masa inkubasi hantavirus biasanya dari tujuh hari hingga dua minggu. 

Vaksin Hantavirus telah ada di Cina selama hampir 20 tahun, penggunaannya dianggap efektif.

Menurut sejarah, hantavirus pertama kali terdeteksi pada 1970-an. Dia diberi nama sesuai nama sungai tempat tikus dengan virus ini ditangkap, yaitu Sungai Hantan di Korea Selatan.

Pada 2012, ada wabah hantavirus di Amerika Serikat. Lalu 22 ribu orang terancam. Fokus penyakit ini adalah Taman Nasional Yosemite di California. Tiga orang menjadi korban virus.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Apakah Bawang Putih Membantu Mencegah Infeksi Virus Corona?

Read Next

Jumlah Pasien Virus Corona di Jerman Mendekati 40.000