Layanan Video Conferencing “Zoom” Naik Berlipat Ganda Karena Virus Corona

zoom video conference

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/03/2020). Selama enam hari (19-24 Maret pagi) terakhir perdagangan, saham layanan konferensi video Zoom di NASDAQ telah tumbuh lebih dari 40%. Saham perusahaan meningkat tajam berkaitan dengan karantina karena COVID-19.

Namun pada Selasa (24/03/2020 – 12:00 AM) Siang Saham perusahaan konferensi video online Zoom Video Communications (NASDAQ: ZM) berubah drastis. Saham anjlok sebanyak 16,1% dan turun 10,3%.

Penurunan terjadi setelah sebelumnya mengalami kenaikan besar. Kemungkinan turunnya saham Zoom karena Presiden Donald Trump pada Senin (23/03/2020) malam menyarankan agar ia segera mendesak perusahaan untuk beroperasi kembali yang mana artinya hal ini adalah sebuah langkah yang dapat memperlambat pergeseran besar-besaran ke kerja virtual.

Meskipun penurunan tajam saham pada hari Selasa (24/03/2020), Zoom saham naik 117% dalam tiga bulan terakhir. Memang, Zoom telah menjadi salah satu penerima manfaat langka selama penurunan pasar karena virus corona sejak 19 Februari. Selama waktu ini, saham naik 39% karena investor bertaruh bahwa Zoom akan mendapat manfaat dari semakin banyak bisnis membiarkan karyawan mereka bekerja dari rumah .

Namun Trump mengatakan dalam konferensi pers pada Senin malam bahwa ia mungkin akan segera mendesak bisnis untuk dibuka kembali. Selain itu, dalam sebuah tweet pada hari Selasa, presiden mengatakan:

Orang-orang kami ingin kembali bekerja. Mereka akan berlatih Jarak Sosial dan yang lainnya, dan Lanjut Usia akan diawasi secara protektif & penuh kasih sayang. Kita bisa melakukan dua hal bersama.

kata Donald Trump

Ketika Zoom melaporkan hasil kuartal keempatnya awal bulan ini, manajemen mencatat penggunaan layanan ini meningkat di tengah kepanikan Covid-19, menyiratkan bahwa situasi tersebut kemungkinan akan menguntungkan perusahaan. Tetapi jika dunia kembali ke kondisi semula, perusahaan mungkin tidak melihat manfaat sebesar yang diharapkan investor.

Sejak awal tahun, kapitalisasi perusahaan telah lebih dari dua kali lipat, menjadi $ 43,6 miliar, menurut Bloomberg

Pada Senin (23/03/2020), kuotasi tumbuh sebesar 22%, yang merupakan kenaikan satu hari terbesar untuk saham Zoom sejak Juni 2019. Karena pertumbuhan kuotasi saham, estimasi laba perusahaan pada kuartal pertama meningkat sebesar 68%, dengan pendapatan menjadi sebesar 7,6%.

Menurut platform analitik Sensor Tower, jumlah unduhan Zoom telah meningkat sebesar 109%. “Banyak perusahaan mengambil langkah pertama mereka dalam teleworking dan condong ke arah pemain besar seperti Zoom atau Microsoft,” kata Randy Nelson, kepala departemen riset mobile Sensor Tower.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Korban Virus Corona di Banten Bertambah Dua Orang

Read Next

Fakta Baru Tentang Asal Laboratorium COVID-19

TOPIK BACAAN