Korban Virus Corona DKI Jakarta Naik Menjadi 43 Orang

anis baswedan corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/03/2020). Jumlah kasus virus corona di Jakarta per hari Rabu (25/03/2020) meningkat menjadi 463 orang, diantaranya 23 orang sembuh dan 31 orang meninggal, menurut laporan data yang masuk sampai jam 12.00 WIB (25/03/2020) keterangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Jubir Achmad Yurianto pada Konferensi Pers Rabu (25/03/2020) pukul 15:30 WIB.

Detail infeksi virus corona Indonesia semua wilayah, klik disini.

Sementara data yang dilaporkan Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (25/03/2020) pukul 16:00 WIB, kasus infeksi virus corona di Jakarta sebanyak 472 orang, sementara 43 meninggal, dan 27 orang dinyatakan sembuh.

Pesan Gubernur terkait virus corona di Jakarta

Pemerintah DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah untuk melawan penyebaran virus corona. Dalam keterangannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau masyarakat Jakarta untuk berpartisipasi mengikuti saran dari Pemprov DKI mengenai antisipasi dalam memerangi virus corona (Covid-19) dengan cara menjaga jarak aman antara satu sama lain (social distancing), belajar dirumah, bekerja dirumah hingga penutupan sementara untuk toko atau usaha.

Dalam keterangannya Anies Baswedan melalui akun Instagramnya menyampaikan Jakarta sebagai darurat bencana Covid-19.

Jakarta ditetapkan sebagai TANGGAP DARURAT BENCANA COVID-19, untuk masa waktu 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang menyesuaikan dengan kondisi.⁣

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan TNI-Polri untuk bisa mengendalikan penyebaran Covid-19, tapi kami tidak bisa bekerja sendiri. Social Distancing/ Jaga Jarak Aman harus dikerjakan oleh SEMUA pihak secara disiplin. Anda bisa ikut bertanggung jawab dengan memilih berada di rumah, memilih tidak berkegiatan di luar rumah, melindungi diri sendiri, keluarga dan orang lain.⁣

Kami memohon kepada seluruh masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, organisasi keagamaan, untuk bersama-sama melindungi warga Jakarta. Kami menyerukan seluruh kegiatan perkantoran dan tempat hiburan di Jakarta untuk sementara waktu dihentikan, menutup fasilitas operasional, dan sebisa mungkin lakukan kerja di rumah mulai hari Senin untuk dua pekan ke depan.⁣

Mulai hari Senin depan juga kembali menerapkan pembatasan di transportasi publik, membatasi jumlah penumpang dengan menjaga jarak dan dan jam operasional. Transportasi publik hanya digunakan untuk kepentingan mendesak yang mengharuskan pergi ke luar.⁣

Postingan Anies Baswedan melalui akun Instagramnya

Pemerintah Indonesia pada saat yang sama menolak untuk menerapkan karantina nasional.

Pada Senin 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Indonesia Positif COVID-19, Per 25 Maret 2020 sebanyak 790 orang sudah terinfeksi di Indonesia, dan 58 orang telah meninggal serta 31 orang telah sembuh.

Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data dari worldometers, Lebih dari 400 ribu sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 18 ribu orang telah meninggal serta lebih dari 100 ribu orang telah sembuh.

Informasi seputar update virus corona (Covid-19) di Indonesia

  1. Nasional https://covid19.go.id
  2. Jawa Barat https://pikobar.jabarprov.go.id
  3. DKI Jakarta https://corona.jakarta.go.id
  4. DIY https://corona.jogjaprov.go.id
  5. Jawa Tengah https://corona.jatengprov.go.id
  6. Banten http://infocorona.bantenprov.go.id
  7. Jatim http://checkupcovid19.jatimprov.go.id


Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Presiden Estonia Mengkritik Tindakan UE Terkait Virus Corona

Read Next

Masyarakat Terinfeksi Virus Corona di Jabar Menjadi 73 Orang

TOPIK BACAAN